Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Begini Respon Mulkan

Pemkab Bangka kembali meraih predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP)  dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk Pengelolaan Keuangan Pemerint

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati Bangka TA.2020, penyampaian 4 raperda dan hasil reses anggota DPRD Kabupaten Bangka di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Bangka, Selasa (13/04/2021). 

"Misi Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berbasis IT” adalah sandarannya. WTP yang diraih harus dapat menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel dan tentu saja harus berorientasi pada hasil," kata Syahbudin.

Wabup juga menyatakan bahwa kejujuran dan keikhlasan harus menjadi prinsip utama bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. 

"Dengan kejujuran dan keikhlasan, pengelolaan keuangan akan berada pada jalurnya dan terhindar dari kesalahan pengelolaan keuangan daerah," ujar Syahbudin.

Sekda Bangka, Andi Hudirman,  menyatakan bahwa opini WTP yang diraih harus menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja, perbaikan sistem pengelolaan aset juga pelaporan pertanggungjawaban keuangan. 

Ke depan, penata kelolaan pemerintahan daerah harus lebih baik dengan melakukan pengelolaan aset dan barang, secara profesional dan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang ada juga pelaporan keuangan yang tertib administrasi. 

"Opini WTP ini harus sejalan dengan kinerja dan akselerasi terhadap pelayanan dan pembangunan,” katanya.

Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Pan Budi Marwoto, menyatakan bahwa Opini WTP yang diperoleh bukan hasil instan, tetapi melalui proses terstruktur dengan mengedepankan pembenahan fungsi dan sistem pengendalian intern. 

"Kami juga selalu mengkaitkan dan menyandingkan pengelolaan APBD dengan laporan kinerja instansi pemerintah dan memastikan dampak positifnya bagi pembangunan daerah. Dengan cara ini kami juga meyakini bahwa pelaksanaan APBD sudah relatif ekonomis, efisien, efektif dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah," kata Pan Budi Marwoto.

Dilanjutkannya, WTP ini merupakan bukti kinerja yang terintegrasi. Integrasi tersebut dapat dilihat dari mekanisme kerja seluruh OPD yang terstruktur dengan baik dan terus diawasi sekaligus dievaluasi secara ketat oleh pimpinan. 

Mekanisme kerja tersebut meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendaalian, evaluasi,  pengelolaan asset serta pengadaan barang dan jasa, dan memastikan dampak positifnya bagi pembangunan daerah.  

Halaman
123
Penulis: edwardi
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved