Breaking News:

Cerita Timah Bangka yang Pernah Bikin Sultan Palembang Jadi Orang Terkaya di Bagian Timur

Jadi Sultan Palembang adalah sultan terkaya di Timur. Waktu itu jual sama VOC. Harganya tidak melebihi emas tapi orang perlu sekali dengan timah

istimewa
Balok Timah 

BANGKAPOS.COM- Hasil dari perut bumi Pulau Bangka yaitu Timah sejak ratusan tahun lalu sudah memberikan kontribusi perekonomian yang besar bagi banyak pihak.

Dari kesultanan Palembang, pemerintah kolonial Belanda, Inggris  hingga dikelola negara saat ini.

Bicara mengenai penambang timah di Pulau Bangka, tak lepas dari hadirnya warga Tionghoa Peranakan.

Pada masa lalu, di Pulau Bangka, Tionghoa Peranakan sudah hadir dalam Bingkai Kebinekaan Indonesia.

Mereka juga jadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah panjang penambangan timah di Pulau ini.

Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang
Balok timah di gudang penyimpanan di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang (bangkapos/resha juhari)

“Kalau dulu pribumi ambil timah menggunakan linggis ke bawah dengan diameter yang kecil seperti sumur. Tapi Tionghoa beda. Dia bawa alat bernama pacul. Makanya tambang mereka itu besar galiannya dan lebar. Yang kita kenal kolong sampai sekarang. Dan dia sudah punya teknologi pompa  sederhana dari kayu yang diputar dengan tenaga air seperti kincir,” kata Fakhrizal seperti dikutip dari Nationalgeographic.co.id.

Karena kesuksesan itu, Kesultanan Palembang mendatangkan lebih banyak kuli kontrak dari Selatan Tiongkok yang didatangkan secara bergelombang.

“Terutama orang Khek, yang didatangkan saat bujangan yang akhirnya kawin campur dengan pribumi,” kata Fakhrizal.

Orang yang ditunjuk untuk mendatangkan orang-orang Tiongkok bernama Bong Hu But.

Kemudian tugasnya digantikan oleh Kapiten Boen A Siong setelah Bong Hu But purna tugas dan kembali ke Palembang.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved