Breaking News:

Curiga Tjen Nem Tjiong Tak Keluar Rumah, Kenalan dan Sepupu Dobrak Pintu Lalu Temukan Fakta Ini

Tjen Nem Tjiong (91) ditemukan tewas di lantai dua tepatnya di bawah tangga di kediamannya Jalan Kapten Suratman Arief, Kelurahan Masjid Jamik

bangkapos.com/Yuranda
Tjen Nem Tjiong (91) dievakuasi oleh Tim Identifikasi Polres Pangkalpinang dari kediamannya di Jalan Kapten Suratman Arief, RT 6 RW 3 Kelurahan Masjid Jamik, Rakui, Kota Pangkalpinang, Selasa (4/5/2021) 

Ketua RT 6 RW 3 Kelurahan Masjid Jamik, Rangkui, Kota Pangkalpinang Nazarida (45) mengatakan Tjen Nem Tjiong merupakan warganya.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari warganya Tjen Nem Tjiong tidak sakit. Namun kata tetangganya sudah tiga hari tidak keluar rumah.

"Ada yang menduga dia meninggal karena jatuh. Karena tinggal sendiri, anaknya dua orang di Jakarta dan Australia," kata Nazarida, Selasa (4/5/2021)

Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasar Reskrim) Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra menyebutkan tidak ada tanda-tanda keras di tubuh Tjen Nem Tjiong (91)

Ia ditemukan telah meninggal dunia di lantai dua di Kediamannya Jalan Kapten Suratman Arief, Masjid Jamik, Rangkui, Kota Pangkalpinang, Selasa (4/5/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dilihat dari umur korban sudah tua serta dikuatkan dengan penyataan saksi bahwa korban pernah mengalami sakit kaki,

Sehingga kuat dugaan korban jatuh dari tangga dan tidak sadarkan diri.

"Korban juga saat itu tinggal sendiri, sehingga tidak ada yang memberikan pertolongan. Keterangan dari saksi bahwa korban memang sering naik ke lantai dua untuk mengurus gedung walet miliknya dan saksi terakhir bertemu korban hari Selasa 27 April 2021," kata AKP Adi Putra, Selasa (4/5/2021)

Sebelumnya Unit Reskrim Polres Pangkalpinang bersama anggota Polsek Bukitintan mendapat informasi tentang penemuan mayat, anggota langsung menuju ke tempat kejadian perkara.

Kemudian pukul 11.55 WIB, setelah dievakuasi Unit Identifikasi Polres Pangkalpinang, selanjutnya melakukan koordinasi dengan keluarga korban.

"Dari hasil koordinasi pihak keluarga tidak ingin korban di autopsi dan akan langsung dibawa pihak rumah duka sentosa ke rumah duka," ujarnya

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti (CC)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved