Breaking News:

Berita Bangka Barat

Harga Daging Sapi Jelang Lebaran, Pedagang dan Masyarakat Harus Sama-sama Untung

Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat, menggelar rapat pembahasan terkait harga daging sapi menjelang lebaran Idul Fitri, Selasa (04/05/2021).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Rapat pembahasan Pemda Bangka Barat terkait harga daging sapi, Selasa (04/05/2021) di ruangan OR II Pemkab Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat, menggelar rapat pembahasan terkait harga daging sapi menjelang lebaran Idul Fitri, Selasa (04/05/2021).

Hadir dalam rapat Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, Asisten II Rozali, OPD terkait dan perwakilan pedagang di ruangan OR II Pemkab Bangka Barat.

Diketahui dari Permendagri no 7 tahun 2020 menetapkan daging sapi di harga Rp 105.000, namun untuk saat ini diketahui harga daging sapi yakni Rp 120 ribu untuk Harga Eceran Tertinggi (HET).

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengatakan, terkait harga pihaknya masih akan melakukan koordinasi, dengan para pedagang untuk mencari solusi agar para pedagang tidak rugi.

"Kita mau harga kesepakatan jangan sampai kita menzolimi pedagang, kita ingin pedagang untung dan masyarakat bisa ter fasilitas harganya dengan baik. Makanya kami akan memanggil komunitas pedangang untuk mencari solusi, ini yang kita lakukan nanti akan kita libatkan BUMD dan sebagainya untuk mendapatkan harga yang pas," ungkap Bong Ming Ming.

Ia berharap nantinya terkait kesepakatan harga, tidak akan membuat pedagang rugi dan masyarakat masih bisa menjangkau harga tersebut.

"Mudah-mudahan harga yang kita tetapkan nanti tidak menyakiti pedagang, dan masyarakat tidak tersakiti. Kita minta pedagang saat ini bertahan dengan harga yang ada sekarang Rp 120.000, ditetapkan sebagai harga kesepakatan," katanya.

Selain itu saat ini di beberapa pasar di Kabupaten Bangka Barat, telah menetapkan harga daging sapi secara bervariasi.

Namun Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (DKUP) Bangka Barat Miwani mengatakan harga daging sapi masih di kategori normal.

"Kalau info yang kami terima dari pedagang itu tergantung pesanan konsumen, namun di beberapa pasar bisa sampai Rp 130.000. Kalau di Tempilang sudah Rp 140.000, Mentok dan Parittiga di harga Rp 120.000," kata Miwani.

Sementara itu perwakilan pedagang dari Kecamatan Parittiga, Abdul Hadi mengatakan terkait Permendagri no 7 tahun 2020 sudah tidak relevan untuk digunakan saat ini.

"Untuk Permendagri sangat tidak relevan kalau digunakan sekarang, kami berharap apa yang kita ingin capai bisa menguntungkan semua pihak baik itu masyarakat ataupun kami sebagai pedagang," ungkap Abdul Hadi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved