Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Isolasi Mandiri Ditiadakan, RS Covid-19 Babel Mampu Tampung 100 Pasien Gejala Berat dan Ringan

Rumah sakit khusus Covid-19 yang berada di jalan Zipur, Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka,

Bangkapos.com/Riki Pratama
Rumah sakit khusus Covid-19 yang berada di jalan Zipur, Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah sakit khusus Covid-19 yang berada di Jalan Zipur, Desa Air Anyir, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung mampu penampung 100 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Jarak rumah sakit Covid-19, sekitar 500 meter dari RSUD Ir Soekarno.

RS tersebut dilengkapi ruangan bertekanan negatif dan peralatan standar penanganan Covid-19. Melayani masyarakat yang terinfeksi Covid-19 dengan kondisi ringan hingga kondisi berat. 

Rumah Sakit Khusus Covid-19 yang berada di komplek RSUP Soekarno, ini mampu menampung total 75 pasien dengan gejala ringan dan 25 pasien gejala berat.

Di mana rumah sakit khusus Covid-19 ini, saat ini berdasarkan data Satgas Covid-19 Babel telah menampung 27 pasien dengan gejala ringan dan 12 pasien gejala berat.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas  Covid-19, Mikron Antariksa, mengatakan, rumah sakit ini menjadi tempat isolasi pasien yang terkonfirmasi Covid-19 saat ini.

"Karena ada kebijakan tidak ada lagi isolasi mandiri dan harus dirawat di rumah sakit bagi yang bergejala. Karena sejak tidak digunakan lagi wisma BKSDMD sebagai tempat karantina, kita menggunakan rumah sakit khusus Covid ini," jelas Mikron kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Dia mengatakan untuk jumlah pasien tertampung di rumah sakit Covid saat ini berjumlah 27 orang kondisi ringan dan 12 orang kondisi berat.

"Jumlah pasien kemarin isolasi yang ringan 27 orang. Jumlah pasien 27 orang itu dari perempuan dewasa 14 orang, terdiri dari 12 terkonfirmasi dan 2 suspect.  Kemudian laki-laki dewasa 10 orang, 8 terkonfirmasi, 2 suspect dan anak-anak 3 orang, 2 terkonfirmasi, 1 suspect. Pasien dengan kondisi berat, berjumlah 12 orang dari total tempat tidur 25 tempat," ungkap Mikron.

Direktur RSUD Dr (HC) Ir, Soekarno, Armayani Rusli, mengatakan, fasilitas di rumah Covid-19 sudah standar penanganan Covid-19 dan satu-satunya ada di Bangka Belitung.

"Kita ada ruang isolasi, ruang ICU, ruang rawat biasa, yang merawat pasien positif, tanpa gejala, terpapar Covid-19 dalam kondisi hamil dan melahirkan. Jadi kita punya kamar operasi tekanan negatif untuk pasien, dari yang bergejala ringan, sedang dan berat, bisa dirawat disini," jelas Armayani Rusli.

Sedangkan untuk jumlah tenaga medis yang berada di rumah sakit khusus Covid-19 sebanyak 100 orang.

"Jumlah tenaga medis kita di RSUD Soekarno sebanyak 800 orang, kemudian 100 orang berada di rumah sakit Covid-19. Baik tenaga medis dan fasilitasnya sudah lengkap, artinya kita sangat standar dan setiap harinya juga menerima pasien positif Covid-19," ujarnya.

Dia menambahkan untuk penanganan pasien Covid-19 akan dibedakan lokasi dan daerahnya. Walau berada dekat dengan RSUD Soekarno.

"Mengimbau kepada masyarakat jangan takut dan khawatir kami merawat pasien Covid-19 dengan jarak 500 meter, dari RSUD Soekarno, jangkauanya terpisah. Karena ini satu satunya rumah sakit yang benar-benar memiliki ruangan tekanan negatif dan fasilitas sesuai standar untuk penanganan Covid," kata Armayani.(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved