Breaking News:

Berita Bangka Selatan

Isolasi Mandiri Ditiadakan, Satgas Covid-19 Bangka Selatan Akan Maksimalkan Wisma Diklat BKPSDMD

Satgas Pengendalian Covid-19 Bangka Selatan menunggu surat resmi dari Gubernur Bangka Belitung terkait peniadaan isolasi mandiri.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Wisma Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan yang dijadikan sebagai wisma karantina di Kabupaten Bangka Selatan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengambil kebijakan baru untuk meniadakan isolasi mandiri dalam upaya pencegahan kasus Covid-19.

Kebijakan yang diambil oleh orang nomor satu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini lantaran isolasi mandiri diduga menjadi penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Negeri Serumpun Sebalai.

Menanggapi kebijakan yang akan diambil oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Juru Bicara Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi menyatakan pihaknya menunggu surat resmi dari Gubernur terkait kebijakan isolasi mandiri.

"Kemarin kami sudah mengikuti Zoom Meeting bersama Gubernur Babel, Erzaldi mengenai kasus ini (isolasi mandiri-red) dan kami sampai saat ini menunggu surat resminya sehingga bisa ditindaklanjuti di daerah khususnya di Kabupaten Bangka Selatan," ujar Supriyadi kepada bangkapos.com pada Selasa, (4/5/2021) siang.

Supriyadi menambahkan jika memang kebijakan isolasi mandiri dihapuskan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, maka Satuan Tugas Pengendalian Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan akan memaksimalkan fungsi Wisma Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan sebagai pusat karantina.

"Sejauh ini kita di Bangka Selatan sudah punya Wisma Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan sebagai lokasi untuk karantina dan telah dimanfaatkan sejak beberapa bulan terakhir. Jika memang isoman ditiadakan maka karantina akan kita pusatkan di sini," ujarnya.

Saat ini lanjut Supriyadi, Gedung Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan mampu menampung sebanyak 30 hingga 35 orang dan masih dapat dimaksimalkan sehingga mampu menampung hingga 60 orang.

"Wisma ini mampu menampung hingga 60 orang namun dengan catatan adanya perbaikan fasilitas baik sarana maupun prasarana karena beberapa lokal atau ruangan harus diperbaiki terlebih dahulu," tuturnya.

Ia juga menyatakan jika 60 lokal di Wisma Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Selatan sudah terisi penuh, maka pihaknya akan kembali mencari solusi terbaik sehingga upaya karantina tetap dilaksanakan sebagai langkah pencegahan penyebaran covid-19.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved