Breaking News:

Ramadhan 2021

Selama Ramadan, Jumlah Pasien di Rumah Sakit Bekurang, Berikut Datanya

Selama Ramadan 2021, sejumlah rumah sakit di Pangkalpinang, relatif sepi pengunjung. Pasien rawat jalan dan rawat inap berkurang menjelang Idul Fitri

Penulis: Magang6 | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
RRBT Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Mg6) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Selama Ramadan 2021, sejumlah rumah sakit di Pangkalpinang, relatif sepi pengunjung. Pasien rawat jalan dan rawat inap berkurang menjelang Idul Fitri 2021.

Di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, pasien rawat inap berjumlah 241 orang, sedangkan pasien rawat jalan berjumlah 1.772 orang. “Dalam masa pengobatannya, penyakit pasien rawat jalan ini banyak menderita sakit penyakit dalam, hemodelisa dan paru,” kata Yuliza (40) petugas rekam medis di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, Selasa (4/5/2021). 

Sementara itu kata Yuliza, Pasien Covid-19 pada hari ini, Selasa  (4/5/2021) tercatat sebanyak 16 orang. Sejak Bulan April 2021, totalnya ada 64 orang

Selama Ramadan, Pasien Covid-19 bertambah. Kondisi ini berbeda dengan pasien rawat inap dan rawat jalan yang justru mengalami penurunan. 

Pada kesempatan yang sama Yuliza menambahkan, sejak Bulan Maret lalu banyak pelajar yang melakukan cek kesehatan dan membuat surat kesehatan di rumah sakit ini. “Sebagian dari mereka ingin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengikuti tes Polri,” ujarnya.

Lain halnya di RSBT, rumah sakit ini termasuk lebih ramai pasien.  Gustami (35) Manajer Rawat Jalan, menyebutkan jumlah pasien rawat jalan di rumah sakit ini. “Pasien rawat jalan aja hampir 8000 orang, sedangkan pasien rawat inap sekitar 400-500 orang,” ujarnya, Selasa (4/5/2021). 

Walaupun begitu, jumlah tersebut tak sebanding pada jumlah pasien sebelum Ramadan, karena lebih banyak pasien sebelum Ramadan.

“Untuk Pasien Covid cenderung meningkat. Yang seharusnya total bed kita biasanya 18 sekarang hampir 90 persen terisi semua oleh Pasien Covid,”  kata Gustami. 

Ia menyebutkan, penyakit yang paling dominan diderita oleh pasien di RSBT adalah diabetes, hipertensi, jantung, sakit komplikasi seperti ginjal.

Diakuinya, selama Buan April ini, semua pasien cenderung berkurang. Bahkan sejak Bulan Puasa pasien banyak tidak kontrol sesuai jadwal yang ditetapkan. “Banyak dari mereka mengisi kegiatan dengan membuat kue, berjualan di Bulan Puasa.(Bangkapos.com/Ranthi Apriliah/Mg6)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved