Breaking News:

Tribunners

Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar Dengan Sistem Among Ki Hadjar Dewantara

Relevansi kurikulum yang diterapkan oleh Ki Hadjar Dewantara di masanya tidak lekang oleh waktu.

Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar Dengan Sistem Among Ki Hadjar Dewantara
ISTIMEWA
Kusnita, S.Pd.SD. - Guru SD Negeri 6 Pangkalpinang

HARI Pendidikan Nasional diperingati oleh bangsa Indonesia setiap tanggal 2 Mei. Sebagai bentuk penghargaan terhadap Pahlawan Nasional Ki Hadjar Dewantara, maka hari kelahirannya kita peringati setiap tahunnya.

Ki Hadjar Dewantara merupakan Bapak Pendidikan Indonesia yang memberikan sumbangan pemikiran dan gagasan yang luar biasa terhadap perkembangan dan kemajuan sistem pendidikan di Indonesia.

Relevansi kurikulum yang diterapkan oleh Ki Hadjar Dewantara di masanya tidak lekang oleh waktu. Sampai saat ini, pemikiran dan gagasan- gagasan beliau tetap menjadi akar dan fondasi bagi sistem pendidikan kita.

Seiring dengan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, sistem pendidikan Indonesia mengalami banyak perubahan. Sistem pendidikan berfungsi sebagai pengontrol jalannya pendidikan di suatu negara.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa sistem pendidikan adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai pendidikan nasional.

Sistem pendidikan nasional yang berlaku harus mampu mewujudkan pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan, serta relevan dalam menghadapi tuntutan perubahan global.

Pendidikan di era digital mengharuskan pengintegrasian teknologi informasi dan komunikasi dalam setiap mata pelajaran. Ilmu pengetahuan yang cepat dan mudah diakses dari berbagai sumber menjadi tantangan bagi guru dan siswa di era digital.

Kemampuan berkomunikasi dan beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi sejalan dengan permasalahan-permasalahan yang membutuhkan pemikiran tingkat tinggi.

Di tahun 2021, Hari Pendidikan Nasional mengusung tema "Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar". Makna tersirat dari tema tersebut adalah bergerak secara bersamaan dalam rangka mewujudkan merdeka belajar.

Ada delapan prioritas Merdeka Belajar 2021 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Delapan prioritas tersebut adalah KIP Kuliah dan KIP, digitalisasi sekolah, prestasi dan penguatan karakter, guru penggerak, kurikulum baru, revitalisasi pendidikan vokasi, Kampus Merdeka, serta pemajuan kebudayaan dan bahasa.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved