Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Harga Daging Sapi dan Ayam Potong Mulai Naik Jelang Lebaran, Pembeli Mengeluh Hingga Urung Membeli

Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi. Beberapa pasar di Pangkalpinang  kini tampak ramai dikunjungi masyarakat.

Penulis: Widodo | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Widodo
Suasana jual dan beli daging sapi di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari Raya Idul Fitri sebentar lagi. Beberapa pasar di Pangkalpinang  kini tampak ramai dikunjungi masyarakat. Seperti halnya di Pasar Pagi dan Pasar Induk di Kota Pangkalpinang.

Dari kebanyakan orang tersebut, tidak sedikit yang berencana membeli daging sapi dan ayam potong. Namun, tak sedikit pula yang mengeluh tingginya harga kebutuhan tersebut.

Seperti yang dirasakan oleh  Ina (42) warga Bukit Baru Kota Pangkalpinang yang mengeluhkan tingginya harga daging sapi yang ingin dibelinya.

Sebelumnya, Ina tampak berkeliling di pasar Pagi Kota Pangkalpinang berjalan menyusuri pasar daging, sembari bertanya ke pedagang harga daging sapi saat ini.

Dengan harga Rp 135.000 sampai Rp 140.000 per kilogram, Ina pun tampak terkejut mendengarnya.

"Masak sudah segitu harganya," tanya Ina, Rabu (5/5/2021).

Mendengar harga daging sapi cukup tinggi, Ina pun mengurungkan niatnya untuk membeli daging sapi hari ini dan mencari bahan-bahan lain untuk dimasak.

"Mahal lah harganya sudah segitu, nggak jadi beli daging sapinya kalau mahal," ungkapnya kepada Bangkapos.com.

Pedagang ayam potong di Pasar Besar (Pasar Induk) Kota Pangkalpinang
Pedagang ayam potong di Pasar Besar (Pasar Induk) Kota Pangkalpinang (Bangkapos.com/Widodo)

Terpisah, keluhan pembeli juga dirasakan oleh Nanda warga Pasir Putih saat hendak membeli ayam potong di Pasar Besar atau Pasar Induk Kota Pangkalpinang.

Nanda yang merencanakan membeli ayam Rp30.000 akhirnya membeli sayur karena harga ayam mencapai Rp 40.000 per kilogram.

"Iya rencananya tadi mau beli ayam, ternyata harga ayam potong sudah Rp 40.000 per kilogram, kalau beli Rp 30.000 pasti dapatnya sedikit," ucapnya.

Oleh sebab itu, dirinya hanya membeli sayur untuk kebutuhan masak.

Dirinya juga menyoroti naiknya harga ayam potong ini sangat diresahkan olehnya selaku ibu rumah tangga.

"Kami selaku ibu rumah tangga tentunya mengeluh kalau harga yang menjadi kebutuhan semakin mahal dan kami sangat berharap harga seperti kebutuhan ini segera normal. Minta tolong pemerintah upaya untuk menstabilkan harga ayam," harap Nanda.

(Bangkapos.com/Widodo)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved