Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ikuti SE Mendagri Wali Kota Pangkalpinang Batalkan Jadwal Bukber dan Hilangkan Tarawih Keliling

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menegaskan akan mengikuti aturan yang sudah ditandatangani Mendagri tentang larangan buka puasa bersama.

Ist/Dok Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama Pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal Bihalal Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Dengan demikian Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menegaskan akan mengikuti aturan yang sudah ditandatangani Mendagri tersebut.

Bahkan kata Molen, sejak surat edarat tersebut dikeluarkan dirinya langsung membatalkan jadwal buka bersamanya hari ini dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kota Pangkalpinang Dinas Sosial Kota Pangkalpinang di rumah makan pagi sore.

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Molen itu juga menghilangkan kegiatan Safari Ramadhan yang biasa ia lakukan bersama dengan forkopimda dan kepala OPD yaitu salat tarawih keliling masjid di kota Pangkalpinang.

"Kita pemerintah Kota Pangkalpinang akan tunduk dengan kebijakan pusat pastinya, kami mulai dari hari ini tidak ada lagi kegiatan-kegiatan tarawih keliling tidak ada lagi kegiatan buka bersama, untuk bukber hari ini pun sudah kita batalkan sesuai arahan pak Menteri," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Rabu (5/5/2021).

Molen menyebut, juga sudah menginstruksikan para ASN melalui kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengikuti aturan surat edaran tersebut.

"Jadi di grup kami saya sudah menghimbau agar mematuhi surat edaran Mendagri itu, karena kita akan tunduk dengan aturan pemerintah pusat," sebutnya.

Begitu pula dengan aturan untuk tidak menggelar open house, kata Molen open house juga tidak akan digelar.

"Kalau kata pak Mentri tidak ada open house sudah kita tidak ada juga, paling hanya silahturahmi keluarga saja. Taoi kalaununtuk shalat idul fitri sampai saat ini belum ada aturannya kami akan tetap menunggu," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved