Breaking News:

KKB Papua

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri Dibuat Geram Oleh KKB Papua yang Semakin Brutal, Ini Janjinya

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin membabi buta melakukan kejahatan di Papua.

Editor: Alza Munzi
Foto Facebook
Ilustrasi. Anggota KKB pimpinan Lamek Taplo disebut terlibat dalam penyerangan anggota TNI di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (20/10/2020) 

BANGKAPOS.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin membabi buta melakukan kejahatan di Papua.

Selain melakukan penembakan, KKB Papua juga merusak sekolah, puskesmas, dan jalan.

Kejahatan itu membuat Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri geram.

Diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin brutal setelah ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Mereka membakar sekolah, puskesmas dan merusak 3 jalan di Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak, Papua Minggu (2/5/2021).

Melansir dari tribratanews.polri.go.id, Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menduga kuat pelaku adalah anggota KKB Papua yang pernah kontak tembak dengan aparat.

Kapolda Papua menyebut bangunan-bangunan yang dibakar digunakan sebagai Poskotis oleh aparat saat penegakan hukum beberapa waktu lalu.

"Bahwa benar telah terjadi aksi pembakaran di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang mana juga merupakan pelaku aksi kejahatan kekerasan maupun kontak tembak dengan petugas beberapa waktu lalu, dari aksi tersebut tidak ada korban jiwa," ujar Kapolda Papua.

Irjen Mathius D Fakhiri berharap aksi serupa tak akan terulang kembali.

Ia berjanji akan menindak tegas para pelakunya.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved