Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Babel Terusik Lihat Foto Keramaian, Ibu dan Bocah Tak Pakai Masker

Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, miris masih banyaknya  masyarakat yang mengabaikan Protokol

Bangka Pos
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat diwawancarai di Desa Bencah pada Senin, (22/2/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen (Pol) Anang Syarif Hidayat, miris masih banyaknya  masyarakat yang mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

Terutama di Kawasan Pasar  Ramayana Pangkalpinang. Pemadangan tersebut diperoleh Anang, ketika ia melihat sebuah Karya Foto Resha Juhari, yang tak lain merupakan fotografer Bangka Pos Group.

Foto yang mengusik keprihatinan jenderal bintang dua tersebut, menggambarkan kerumunan antara pedagang dan pembeli. Mirisnya lagi, kerumunan tersebut terdapat bocah yang sedang digendong sang ibu tanpa mengenakan masker.

"Yang paling sulit adalah pasar, kayak ibu ibu ini gak pakai masker, Pasar Ramayana tempat kita ni coba kayak begini, ruet bulet gak pakai masker. Ini (foto) tadi saya lihat di koran (Bangka Pos) lalu saya capture," katanya.

Anang pun meminta, Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana beserta jajaran, menguasai dan mengambil alif penggunaan mikrophone yang ada di pasar atau pusat perberlanjaan.

"Tertibkan semampunya, setidak tidaknya masuk kesini kuasai mic di Ramayana itu, kayak zaman Bung Karno kuasai media. Ingetkan terus, itu ibu yang baju merah jilbab biru pakai maskernya, teriak begitu ya, Tris (Kapolres) kuasai itu, kuasai pokoknya rebut saja gak usah pakai musik, isinya imbauan imbauan saja," kata Anang seraya menunjukkan foto di slite di hadapannya.

Sementara  narasi imbauan tersebut, lanjut Anang dibangun secara bergiliran dan berkesinambungan, sebagai upaya mengedukasikan prokes covid 19 kepada  masyarakat

"Nanti suruh gantian yang suka ngomong itu, masing masing 15 menit ya, Tris sama ini diberlakukan daerah lain juga. Kalau perlu masuk pasar bawa mikrophone gendong itu, terserah orang mau ngomong polisi cerewet apa kek," teganya. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved