Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Patuhi Aturan Mendagri, Satgas Covid-19 Bangka Belitung Minta Batalkan Acara Bukber di Pemprov Babel

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian melarang seluruh gubernur, bupati dan wali kota untuk melarang kegiatan buka puasa

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Sekretaris, Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa saat Live Streaming Bangka Pos. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian melarang seluruh gubernur, bupati dan wali kota untuk melarang kegiatan buka puasa bersama lebih dari lima orang selama Ramadhan 2021.

Selain itu juga dia meminta para pimpinan daerah tersebut untuk menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN tidak menggelar halal bihalal Hari Raya Idul Fitri. 

Namun terkait pelarangan tersebut, berdasarkan agenda yang dibagikan Kominfo Bangka Belitung masih terdapat agenda gubernur melakukan buka puasa bersama.

Jadwal buka puasa dijadwalkan pukul 16.00 WIB, buka puasa bersama dengan pendamping desa se-Bangka bertempat di gedung mahligai rumah dinas gubernur.

Melihat masih agenda buka puasa bersama, Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengharapkan kegiatan tersebut dibatalkan.

"Kami minta dibatalkan terkait kegiatan itu, karena ada aturan dari mendagri yang harus diikuti dan laksanakan," tegas  Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Rabu (5/5/2021).

Namun menurut Mikron, apabila undangan sudah disebarkan, ia meminta pelaksanaan buka puasa tidak dilakukan makan bersama, tetapi makan yang disediakan dibawa pulang.

"Apabila undangan telah disebar diharapkan tidak terjadi penumpakan disitu, kami minta makan tidak dilakukan di tempat tetapi dibawa pulang," tegas Mikron.

Gubernur Sebut akan Taati Perintah Kemendagri

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan, pemerintah daerah tentunya akan melaksanakan perintah dari kemendagri tersebut.

"Buka puasa bersama tidak ada kita lakukan. Berbuka dilakukan di rumah masing-masing saja. Hanya bila ingin silaturahmi saat berbuka puasa datang kemudian membawa pulang makanannya begitu ada," tegas Erzaldi kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Erzaldi menegaskan, setelah adanya peraturan larangan dari kemendagri pemerintah daerah tidak lagi melakukan buka puasa bersama termasuk open house saat perayaan Idul Fitri.

"Setelah ada edaran itu kita memang tidak ada buka puasa bersama sebelum dan ini juga kita lakukan untuk mengantisipasi bersama penyebaran Covid-19," ungkap Erzaldi.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved