Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Penyebab Kematian Guru Honor Ini Masih Misteri, Suami Pertanyakan Efek Samping Vaksin Covid-19  

Yuli Mulyana, Warga Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, suami Almarhumah MG, guru honorer SMPN 3 Pemali

bangkapos.com
Rumah orangtua almarhumah guru, MG di Desa Pemali. (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Yuli Mulyana, Warga Desa Sempan Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka, suami Almarhumah MG, guru honorer SMPN 3 Pemali yang meninggal dunia usai 10 hari menjalani program vaksinasi Covid-19, mengaku sampai saat ini masih bingung apa sebenarnya penyebab kematian istri tercintanya MG.

Almarhumah MG saat mengikuti vaksinasi sedang sakit gigi, lalu empat hari usai menjalani vaksinasi Covid-19 sempat dirawat di Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat dan setelah 6 hari menjalani perawatan akhirnya meninggal dunia di RSMS Sungailiat.

"Sebenarnya saya masih bingung penyebab kematian istri saya, sebab di surat kematian tidak ada menerangkan penyebabnya, hanya ada tanggal lahir dan  jam kematian. Selain itu rekap medis pun nggak saya terima," kata Yuli Mulyana kepada Bangkapos.com, Rabu (05/05/2021).

Ditambahkannya karena belum mendapatkan informasi yang jelas penyebab kematian istrinya, MG sehingga bila ada pertanyaan dari pihak keluarga dan teman tidak bisa memberikan jawaban yang pasti.

"Ya minimalkan saya tau, kalau misalkan gagal ginjal kan jelas, atau sakit apa lainnya jelas. Saya kan bingung kalau ditanya keluarga, kerabat sakit apa yang menyebabkan meninggalnya," ujar Yuli Mulyana yang memilki dua orang anak bersama almarhumah MG.

Menanggapi persoalan ini Direktur RSMS Sungailiat dr Zainal Arpan MARS, Rabu (5/5/2021) mengatakan, mengenai hal itu belum bisa memberikan banyak komentar, karena kasus ini masih dalam penyelidikan Tim Komnas KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) Pusat dan Komda KIPI Babel.

"Jadi untuk saat ini Kadus ini merupakan ranah Tim Komnas KIPI, jadi kita masih menunggu lah bagaimana hasil penyelidikan dan investigasi Tim Komnas KIPI," kata Zainal Arpan.

Diakuinya berdasarkan hasil keterangan para dokter RSMS Sungailiat yang merawat almarhumah MG memang ada kemungkinan atau dicurigai ada efek samping dari vaksinasi Covid-19 yang dijalani almarhumah MG.

"Namun kami pihak RSMS Sungailiat tidak berhak memberikan kesimpulan apakah kasus ini merupakan efek samping vaksinasi Covid-19 ataukah bukan, karena kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) itu ditentukan Tim Komnas KIPI pusat yang merupakan para ahli di bidangnya, apalagi kalau sampai meninggal dunia ini merupakan KIPI yang sangat serius," jelas Zainal Arpan.  

Diakuinya pihak RSMS Sungailiat juga belum bisa melakukan klaim pembayaran ke BPJS Kesehatan atas pasien MG, karena klaim sebagai pasien KIPI itu berbeda pada klaim sebagai pasien biasa.

Halaman
123
Penulis: edwardi
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved