Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Soal Kematian Guru Honor SMPN 3 Pemali Setelah Sepuluh Hari Divaksin, Begini Respon dr Then Suyanti

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan, untuk memastikan apakah penyebab meninggalnya guru honorer SMPN 3 Pemali

bangkapos.com
Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk guru di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat. (Bangkapos.com/Edwardi) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan, untuk memastikan apakah penyebab meninggalnya guru honorer SMPN 3 Pemali, MG akibat efek samping Vaksinasi Covid-19 ataukah penyebab lainnya, masih menunggu hasil penyelidikan dan investigasi Tim Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dan Komda KIPI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

"Untuk kasus kematian ibu guru MG ini kita masih menunggu hasil penyelidikan dan investigasi Tim Komnas KIPI dan Komda KIPI Babel, dan sampai saat ini belum keluar hasilnya," kata Then Suyanti, Rabu (5/5/2021).

Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka kata dr Then, sebelumnya sudah melaporkan kepada Komda KIPI Babel soal kejadian ini dan sudah ada petugas Tim KIPI yang  diturunkan untuk menyelidiki kasus ini.

"Dalam menyimpulkan kasus ini tidak boleh sembarangan, harus ada hasil lab dan penyidikan ini harus dilakukan tim ahlinya," ujar Then.

Di daerah lain juga ada kejadian peserta Vaksinasi Covid-19 menjadi lumpuh dan hasilnya juga baru keluar, di mana nanti yang menjelaskan bagaimana hasil penyelidikannya akan diungkapkan Tim Komnas KIPI atau Komda KIPI Babel.

"Anggota Tim KIPI ini terdiri dari para dokter spesialis, organisasi kedokteran dan ahli kesehatan lain yang terkait, kalau Dinas Kesehatan ini hanya sifatnya kebijakan saja, kalau untuk kasus seperti ini ditangani tim ahlinya yang tergabung dalam Komnas KIPI,"  ujar Then.

Dijelaskannya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka kemarin sudah meminta hasil penyelidikan itu kepada Komda KIPI Babel, namun dijawabnya belum ada hasilnya karena masih membutuhkan data-data tambahan yang lebih detil.

"Jadi sampai saat ini belum ada hasilnya, jadi belum bisa dirilis hasilnya, nanti kalau sudah ada hasilnya akan kita rilis dan beritahukan, saya juga penasaran dan ingin segera tahu juga bagaimana hasilnya," katanya.(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved