Breaking News:

Berita Pangkalpinang

6 Orang Ditemukan Positif, Hasil Rapid Antigen di Dua Tempat Nongkrong di Pangkalpinang

Tim gabungan melakukan tes rapid antigen dadakan di dua tempat nongkrong di Kota Pangkalpinang, Rabu (5/5/2021) kemarin malam.

Istimewa/hakim
Tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, dari Polres Pangkalpinang, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan melakukan tes rapid antigent dadakan didua tempat nongkrong di Kota Pangkalpinang, Rabu (5/5/2021) kemarin malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang, dari Polres Pangkalpinang, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan melakukan tes rapid antigen dadakan di dua tempat nongkrong di Kota Pangkalpinang, Rabu (5/5/2021) kemarin malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr Masagus M Hakim (MH) mengatakan dari dua lokasi tempat nongkrong  dan dilakukan rapid massal tersebut ditemukan 6 orang dinyatakan positif hasil screening dan belum dipastikan Covid-19.

Kata Hakim, rapid masal dadakan ini memang sengaja dilakukan agar dapat menekan angka penyebaran kasus covid-19 di Kota Pangkalpinang.

"Kita ingin meyakinkan masyarakat bahwa mereka jangan sampai abai, di sekitar mereka terbukti bahwa ada yang positif. Kita juga tidak ingin orang berstatus orang tanpa gejala (OTG) ini berkeliaran kemana-mana," ujar Hakim kepada Bangkapos.com, Kamis (6/5/2021).

Ada 223 sample pemeriksaan yang dilakukan semalam, untuk pengunjung kafe dan pegawai.

Hakim menyebut, 6 orang yang dinyatakan positif dari hasil screening tersebut langsung dilakukan tes polymerase chain reaction (PCR) dan diminta untuk isolasi mandiri di rumah.

Diakui Hakim, pihaknya kembali melakukan rapid antigent masal di beberapa tempat nongkrong di Kota Pangkalpinang itu mengingat kasus covid-19 yang hingga kini kian meningkat.

"Kegiatan ini kita lakukan mengingat tren kasus positif kita juga beberapa hari terakhir ini meningkat, apalagi Provinsi Bangka Belitung kita masuk dalam peringkat dua nasional penambahan kasus covid-19," tuturnya.

Dengan demikian, Hakim berharap masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Meskipun dengan orang-orang terdekat.

"Kita berharap masyarakat jangan sampai abai dengan protokol kesehatan, minimal tetap gunakan masker.”

“Kita tidak ingin kasus ini terus meningkat, temuan 6 orang ini bukti kalau covid-19 itu ada di sekitar kita.”

“Jadi saya imbau agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved