Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Menumbing, Polres Bangka Tengah Dirikan Lima Titik Pos Pengamanan

Jelang larangan mudik dan  Hari Raya Idul Fitri, Polres Bangka Tengah lakukan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Polres Bangka Tengah bersama Bupati Bateng saat gelar persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021 di Halaman Polres Bangka Tengah, Rabu (5/5/2021 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Jelang larangan mudik dan  Hari Raya Idul Fitri, Polres Bangka Tengah lakukan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021 di Halaman Polres Bangka Tengah,  Rabu (5/5/2021).

Kegiatan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021 ini diikuti langsung Bupati Bangka Tengah, TNI, kodim, dan instansi terkait.

Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo mengatakan, dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442, pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2021, pihaknya akan melibatkan TNI, Pemda Bangka Tengah, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta organisasi Pramuka.

Pihak Polres Bateng akan melibatkan 120 personel dalam pasukan Operasi Ketupat tahun 2021 dengan mendirikan lima pos pelayanan dan pengamanan di wilayah Bangka Tengah.

"Untuk Operasi Ketupat Menumbing 2021, khususnya Polres Bangka Tengah, kami ada lima titik untuk melakukan pelayanan dan pengamanan. Di mana kami dirikan pos-pos pelayanan, yaitu batas-batas wilayah antar Bangka Tengah dan Kabupaten luar serta  titik yang paling rawan menjadi fokus utama kami," kata  Slamet kepada Bangkapos.com, Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, jalur keluar masuk antar pulau menjadi titik lokasi pembangunan pos pengaman dan pelayanan.

"Ada beberapa jalur yang tidak resmi ataupun yang sering disebut jalur tikus, yang kemungkinan akan digunakan Masyarakat untuk keluar masuk wilayah. Salah satunya di pelabuhan Sungai Selan, yang mana kami mengantisipasi keluar masuk masyarakat dari luar daerah untuk mudik," ungkap Slamet.

Lebih lanjut, pihaknya juga menolak bila mana ada masyarakat yang ingin berpergian atau pulang kampung alias mudik.

"Kami sudah konfirmasi dengan tingkat provinsi dari pak gubernur, pak kapolda di mana kami tetap akan menolak Masyarakat yang mencoba masuk dari luar provinsi ataupun antar daerah, yang salah satunya menyuruh putar balik, manakala tidak bisa terealisasi maka kami siapkan rumah karantina dan juga dilakukan test, bahkan bagi masyarakat yang ketahuan mudik ini tidak boleh keluar sampai selesai karantina," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, pihak Polres juga melakukan pengecekan ranmor terhadap beberapa kendaraan operasi yang digunakan.

Polres Bangka Tengah bersama Bupati Bateng saat gelar persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021 di Halaman Polres Bangka Tengah,  Rabu (5/5/2021
Polres Bangka Tengah bersama Bupati Bateng saat gelar persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing Tahun 2021 di Halaman Polres Bangka Tengah, Rabu (5/5/2021 (Bangkapos.com/Sela Agustika)
Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved