Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Jangan Buat Perda Asal-asalan, Ketua DPRD Sempat Ditegur Ketua Pengadilan Tinggi, Begini Kata Herman

Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi, menyebut kemungkinan Draf Perda Nomor 10 Tahun 2020

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Ketua DPRD Provinsi Babel Herman Suhadi. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi, menyebut kemungkinan Draf Perda Nomor 10 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Virus Disease 2019, terancam terhambat.

"Mengenai draf yang sama pak gubernur pertama saya sampaikan tentang kemungkinan Perda Nomor 10 Tahun 2020 mendapat sedikit hambatan karena dalam tata cara pembuatan peraturan perundang bahwa ada sembilan tahapan yang harus kita ikuti," kata Herman pada Rakor Kesepakatan Bersama dalam rangka pengendalian covid 19 selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, di Aula Korem 045/Gaya, Kamis (6/5/2021).

Bahkan,Herman Suhadi sempat mendapat teguran Ketua Pengadilan Tinggi,  yang meminta lembaga legislatif supaya tidak asal-asalan menyusun dra Perda tersebut. 

"Ketika kemarin ketemu Ibu Ketua Pengadilan Tinggi juga menyampaikan kepada saya, Pak Ketua, jangan asal buat, nanti salah cara membuatnya lagi," kata Herman.

Semestinya kata Herman, langkah pertama  dimulai  pada  penyampaian surat tentang permohonan rencana peraturan daerah dari gubernur kepada Pimpinan DPRD disertai penjelasan pengusulan.

Jika memang memungkinkan,  lanjut Herman,  dirinya akan menindaklanjuti kendala tersebut sampai ke ranah paripurna sebelum pelaksanaan lebaran.

"Akan tetapi seandainya itu mendapat kendala dan sebagainya, saya  menyarankan agar Perda sekarang ini yang tentunya lebih diefektikan, dalam artian kawan-kawan mungkin sebagai penegak Perda itu khususnya Pol PP itu bekerja lebih keras lagi," katanya.

"Sehingga apa yang termasuk di dalam peraturan daerah itu bisa si diskusi dan kita sangat berharap walaupun mungkin tidak efek yang begitu tinggi, yakin dan percaya bahwa Perda itu apabila ditegakan juga akan sedikit memberi efek jera kepada yang melanggar peraturan daerah tersebut," tambah Herman.(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved