Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Rapat Koordinasi Pemantauan Orang Asing Untuk Antisipasi Stabilitas Keamanan

Pemkab Bangka melaksanakan rapat koordinasi pemantauan orang asing di wilayah Kabupaten Bangka di rumah dinas Bupati Bangka, Kamis (06/05/2021).

Bangkapos.com/Edwardi
Pemkab Bangka melaksanakan rapat koordinasi pemantauan orang asing di wilayah Kabupaten Bangka di rumah dinas Bupati Bangka, Kamis (06/05/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemkab Bangka melaksanakan rapat koordinasi pemantauan orang asing di wilayah Kabupaten Bangka di rumah dinas Bupati Bangka, Kamis (06/05/2021).

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kodim 0413 Bangka, BIN Daerah Babel, Asisten 1 Setda Bangka, Kepala Badan Kesbangpol Bangka, kepala OPD terkait dan undangan lainnya.

Bupati Bangka Mulkan mengapresiasi sinergitas yang ada di Kabupaten Bangka.

"Pengawasan terhadap orang asing ini dianggap perlu, karena dikhawatirkan akan mengganggu stabilitas keamanan di daerah, sehingga diperlukan pemantauan setiap pergerakan yang dilakukan orang asing di Kabupaten Bangka," kata Mulkan.

Ditambahkannya sebelumnya, rapat koordinasi ini diadakan tiga bulan sekali, namun karena pandemi wabah Covid-19 masih melanda, sehingga baru saat ini dilakukan.

Biasanya selalu ada penyampaian pergerakan orang asing di lapangan secara berkala.

"Tetapi kondisi ini tidak mengurangi rasa pelayanan kepada masyarakat. Secara informasi dan komunikasi terus dilakukan meski tidak tatap muka," ujar Mulkan.

                   

Menurutnya, tim sudah bekerja dengan baik ketika memantau, terutama menjaga ketertiban dan keselamatan di masyarakat.

"Orang asing memang harus kita pantau. Kalau di Indonesia tidak seketat di luar negeri. Kita memberikan suatu kemudahan-kemudahan, bahkan di kita dibebaskan visa," imbuh Mulkan.

Diakuinya langkah ini diambil untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata agar cepat berkembang. Dan agar pertumbuhan ekonomi tumbuh dengan baik.

"Tantangan kita melayani Masyarakat menjadi suatu tugas utama. Sektor tambang saat ini dinilai masyarakat adalah paling cepat menghasilkan, sehingga pemerintah harus bersinergi baik kabupaten, provinsi dan pusat untuk membenahi dan menghadapi gejolak di masyarakat," katanya.

 (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved