Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Perda Sanksi Pelanggar Prokes Dinilai Lemah dan Akan Direvisi, Begini Kata Herman Suhadi

Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi ikut menyikapi rencana perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2020 terkait adaptasi kebiasaan baru dalam

bangkapos.com
Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi (baju hitam). (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi ikut menyikapi rencana perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2020 terkait adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Virus Covid-19.

"Keinginan ini dari Forkopimda bukan hanya dari gubernur, karena di dalam Perda itu untuk memberikan sanksi itu tidak bisa, terlalu lemah. Karena harus dimulai dengan administrasi kemudian sanksi sosial baru sanksi denda," ujar Herman kepada awak media, Kamis (6/5/2021).

Menurutnya, dikarenakan hal seperti itu, masyarakat sulit diberikan sanksi sehingga Perda Nomor 10 Tahun 2020 ini tidak efektif dilaksanakan.

Makanya usulan dari Forkopimda harus merevisi Perda ini untuk memberikan hukuman atau sanksi lain .

"Semisal ada masyarakat melanggar, KTP kita tahan, sehingga dengan KTP ditahan, dia pasti tidak mau melanggar lagi karena ada efek jera," katanya.

Draf perubahan Perda ini masih belum disampaikan, tetapi surat usulan sudah disampaikan ke DPRD Bangka Belitung.

"Kita tetap merespon itu, hanya butuh waktu dalam pelaksanaanya. Namun saran saya kepada masyarakat, Perda yang lama belum dicabut, mari kta patuhi perda yang lama. Kondisi Covid-19 sudah parah, tolong kesadaran bersama dalam hal memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," jelas Herman.

Dia juga berharap para pejabat daerah yang menjadi panutan untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait hal melawan Covid-19.

"Saya menyarankan kepada kita semua yang merasa sebagai panutan untuk memberikan contoh, dimulai dari kita," kata Suhardi. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved