Selasa, 19 Mei 2026

Wajib Dipahami, Ini 5 Kesalahan Saat Menyiram Tanaman

Selain memberikan berbagai perawatan, pemupukan, dan pemilihan media tanam, penyiraman air ke tanaman adalah proses penting dalam kegiatan berkebun.

Tayang:
Freepik/jcomp
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Selain memberikan berbagai perawatan, pemupukan, dan pemilihan media tanam, penyiraman air ke tanaman adalah proses penting dalam kegiatan berkebun.

Sayangnya, pada proses ini, masih banyak pekebun yang keliru menerapkannya. Meski tampak mudah dikerjakan, terdapat cara-cara yang harus diperhatikan setiap pekebun saat menyiram tanaman.

Sayangnya, cara-cara ini masih sering kali salah dilakukan.

Dikutip dari kanal YouTube Kebun Kumara, Kamis (6/5/2021), berikut ini lima kesalahan penyiraman tanaman yang umum dilakukan.

1. Menyiram pada Waktu yang Salah
Sebelumnya, harus kamu ketahui bahwa tanaman bertumbuh pada pagi hari. Jadi, saat ingin menyiram tanaman, baiknya dilakukan dua kali sehari sebelum pukul 08.00 dan setelah pukul 16.00.

Siramkan air ke tanaman secukupnya saja. Kamu bisa mengira-ngira seberapa banyak air yang diperlukan tanaman dengan melihatnya dari besar bibit dan wadahnya.

2. Menyiram Saat Tidak Dibutuhkan
Sebelum menyiram, kamu juga harus peka dengan kebutuhan tanaman tersebut, apakah tanaman butuh disiram atau tidak.

Cara mengetahuinya pun mudah. Kamu tinggal memasukan satu jarimu ke dalam pot untuk kamu lihat kelembapan tanah atau media tanamnya.

Apabila tanahnya kering, kamu bisa siramkan air ke tanaman tersebut. Seandainya tanahnya lembap, kamu tidak perlu menyiramnya lagi.

3. Menyamakan Kebutuhan Air pada Setiap Tanaman
Ingat, kebutuhan air setiap tanaman berbeda, baik dari jenis, ukuran, maupun wadah peletakkanya.

Saat menyiram tanaman, kamu juga harus menyesuaikan dengan usia bibit dan besar atau kecil wadahnya.

Jadi, kalau wadah tanamannya kecil, kamu siram secukupnya saja. Namun, kalau potnya besar, kamu bisa menyiramnya sedikit lebih lama untuk memastikan airnya terserap sampai media tanam yang paling bawah.

4. Menyiram dari Daun Tanaman
Proses penyiraman tanaman yang paling penting sebenarnya cukup menyiramkan air ke tanah atau media tanamnya saja karena tanaman menyerap air dari akarnya.

Oleh karena itu, kamu tidak perlu menyiram tanaman terlalu berlebihan dari daun-daun tanaman.

Menyiramkan air ke daun tanaman juga bisa membuat daunnya malah menjadi miring hingga patah, apalagi untuk tanaman yang masih muda yang batangnya belum kuat.

5. Tidak Pakai Mulsa
Mulsa ini juga menjadi kunci penting untuk kamu yang melakukan kegiatan berkebun. Mulsa adalah bahan organik kering seperti sabut kelapa, dedaunan kering jenis apa pun, dan ranting-ranting selama warnanya sudah cokelat.

Mulsa sengaja ditaruh di atas permukaan tanah untuk menjaga kelembapan tanah. Jadi, saat menyiram tanaman, kamu tidak harus menyiram terlalu banyak dan terlalu sering karena tanahnya sudah tetap lembap.

Sayangnya, bagi pekebun yang berada di perkotaan, mulsa kerap dinilai orang-orang seperti sampah lantaran tampilannya yang kotor.

Padahal, di alam, mulsa sangat berperan menjaga agar tanah tetap subur serta lembap.

Jadi, kamu harus mengubah perspektifmu terkait dengan mulsa dan jangan lupa menggunakannya saat berkebun. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Diulangi, Ini 5 Kesalahan Umum Saat Menyiraman Tanaman"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved