Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Cekcok dengan Suami, IRT di Kelurahan Keramat Pangkalpinang Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Perempuan 25 tahun ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, diduga ada permasalahan keluarga dengan suaminya. 

Penulis: Yuranda | Editor: khamelia
Cekcok dengan Suami, IRT di Kelurahan Keramat Pangkalpinang Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Ist /Satreskrim Polres Pangkalpinang
Jumanti (25) ditemukan tergantung di kontrakannya di Jalan Rambutan III, Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, Jumat (7/5/2021) dini hari sekira pukul 00.28 WIB.

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jumanti (25) Seorang ibu rumah tangga (IRT) ditemukan tergantung di kontrakannya di Jalan Rambutan III RT 03 RW 01 Kelurahan Keramat, Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, Jumat (7/5/2021) dini hari sekira pukul 00.28 WIB.

Perempuan 25 tahun ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, diduga ada permasalahan keluarga dengan suaminya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Bangkapos.com, menyebutkan korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, Romani (52 ) bersama saudara korban sudah tergantung di ruangan dapur kontrakan.

Menurut keterangan dari suami korban Misriadi bahwa sebelumnya pada hari Rabu tanggal 05 Mei 2021 korban sempat cekcok mulut dengannya.

Kemudian pada hari Kamis tanggal 06 Mei sekira pukul 16.00 WIB korban meminta kepada suaminya untuk mencarikan kardus. Pada saat itu, Misriadi masih berjualan bakso di Simpang Kantor Camat Rangkui.

Namun karena masih cekcok mulut, permintaan korban tidak dituruti suaminya, korban sempat mengancam ingin membakar motor, apabila suami korban tidak mau pulang.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, mengatakan berdasarkan olah tempat kejadian perkara, sebelumnya sekitar pukul 22.00 WIB, korban sempat menghubungi Rusiati (40) yang masih merupakan keluarganya melalui video call whattsap.

Dalam komunikasi itu, Kata Adi, korban menyuruh Rusiati keluarganya, menghubungi ibu kandungnya untuk mengambil anaknya di Kontrakannya. Sambil mengatakan bahwa dirinya (Korban-red) sudah bosan hidup.

Bahkan, korban juga sempat memperlihatkan kabel atau tali yang akan digunakan korban untuk melakukan bunuh diri.

Setelah menyampaikan maksud dan tujuannya, lanjut Adi Putra, korban pun mematikan teleponnya dengan Rusiati.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved