Breaking News:

Berita Bangka Barat

Data Penerima Gas LPG 3 Kg Belum Sinkron, Wabup Bangka Barat Janji akan Tuntaskan dalam Dua Minggu

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengungkapkan akan segera menuntaskan terkait data para penerima subsidi gas LPG 3Kg

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Rapat koordinasi bersama instansi terkait, dan agen pangkalan gas Lpg di ruang OR Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat, Jum'at (07/05/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengungkapkan akan segera menuntaskan terkait data para penerima subsidi gas LPG 3Kg, agar dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut diungkapkan usai melakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait, dan agen pangkalan gas LPG di ruang OR Pemerintah Daerah (Pemda) Bangka Barat, Jum'at (07/05/2021).

"Data belum sinkron jadi ini yang harus disinkronkan, target kita dua minggu setelah lebaran selesai pendataan. Dari data ini kita tahu berapa subsidi yang akan diberikan kepada masyarakat, lalu nanti akan kita atur ke depan jangan ada yang beli kecuali orang yang benar-benar membutuhkan," ungkap Bong Ming Ming.

Selain itu Bong Ming Ming berharap, untuk Kabupaten Bangka Barat tidak ada lagi terjadi kekurangan gas LPG 3 kg di kalangan masyarakat.

"Setelah lebaran kita akan panggil Pertamina, kita ingin mewujudkan gas LPG betul-betul bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini untuk gas tidak tepat sasaran memang iya, memang bukan wilayah kita tapi akan kita koordinasi dan saya minta waktu dua minggu untuk mengurus di internal dan provinsi," jelasnya.

Lebih lanjut untuk penambahan kuota gas LPG 3 Kg di Kabupaten Bangka Barat, Bong Ming Ming menegaskan masih akan menunggu data untuk penerima gas subsidi tersebut.

"Penambahan saya tidak masalah, kita pengen tahu data realnya seperti apa. Kalau masyarakat miskin kita sekian persen, sudah sekian persen berarti kita punya tugas untuk menjadikan mereka jauh lebih baik," kata Bong Ming Ming.

Sementara itu agen gas Desa Bulin, Kecamatan Kelapa, Ariansah mengungkapkan satu diantara faktor hingga kerap terjadi kekurangan pasokan gas Lpg 3 Kg.

"Masih banyak daerah yang kekurangan untuk menjadi pangkalan, serta di beberapa daerah terisolir karena jarak jauh. Untuk alokasi pembagian bisa 80 sampai 100 tabung sehari untuk penyaluran ke pangkal seminggu dua kali, kalau untuk total ada 88 pangkalan di Bangka Barat," ungkap Ariansah.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved