Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Dirjen Minerba ESDM Kunjungi Merbuk, Pungguk, dan Kenari, Cari Solusi Kelola Lahan Eks PT Koba Tin

Ridwan Djamaluddin mengunjungi Kolong Merbuk, Pungguk, dan Kenari, Jumat (07/05/2021).

Bangkapos.com/Sela Agustika
Dirjen ESDM, Anggota Komisi VII DPR RI, Bupati Bangka Tengah, Kapolres Bateng saat mengunjungi lokasi Merbuk, lahan eks tambang PT Kobatin, Jumat (7/6/2021) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ridwan Djamaluddin mengunjungi Kolong Merbuk, Pungguk, dan Kenari, Jumat (07/05/2021).

Kunjungan tersebut didampingi Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia daerah pemilihan (dapil) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Bambang Patijaya, didampingi oleh pejabat PT Timah, Polda Babel, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Anggota DPRD Kabupaten Bateng, serta Kapolres Bateng.

Diketahui, kunjungan yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sekaligus mencari solusi terkait pengelolaan cadangan timah yang terkandung di dalam tiga kolong eks PT Koba Tin tersebut.

Dirjen Minerba ESDM, Ridwan mengatakan pihaknya sepakat akan bekerja sama bersama pihak Pemkab Bangka Tengah untuk mencari solusi terkait pengolahan dan pemanfaatan lahan tersebut.

"Hal yang terpenting adalah kegiatan penambangan tidak merusak lingkungan, serta tidak menimbulkan kerugian negara," ungkap Ridwan.

"Nanti akan kita atur tentang pasca tambangnya, karena kalau dikelola oleh badan usaha maka akan ada kewajiban pasca tambangnya, itu adalah bagian dari upaya kita supaya lingkungan tidak rusak," kata Ridwan, usai mengunjungi lokasi lahan eks tambang di Merbuk, Koba, Bangka Tengah, Jumat (7/6/2021).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah siap bersama dengan masyarakat untuk memanfaatkan lahan eks PT Koba Tin dengan sebaik mungkin sesuai dengan kaidah penambangan yang ramah lingkungan.

"Kita semuanya akan merumuskan kebijakan supaya ini bisa berjalan. Tetapi saat ini kita mencoba untuk merumuskan langkah apa yang mau kita buat tetapi tetap melibatkan masyarakat," kata Algafry.

Ia berharap agar tiga lokasi lahan eks PT Kobatin yang berada di wilayah Kecamatan Koba, Merbuk, Pungguk, dan Kenari ini segera disterilkan dari aktivitas pertambangan untuk sementara waktu.

"Kita minta sementara waktu ini tolong masyarakat segera mengosongkan lokasi ini sambil menunggu kita merumuskan regulasi terkait kegiatan penambangan ini, kita sudah koordinasi bersama pihak Polda Babel dan Polres Bateng untuk mencari pola yang tepat dalam mengeksplorasi cadangan timah ini, tentunya dengan melibatkan masyarakat," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved