Breaking News:

Berita Pangkalpinang

KPPN Pangkalpinang Cairkan Rp 112,5 Miliar Dana Bos Tahap II Untuk 1.072 Sekolah di Bangka Belitung

Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan dana  Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Ist Humas KPPN Puji
Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang Esti Dwi Arvina 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang kembali menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp112,5 Miliar untuk 1.072 sekolah.

Jumlah tersebut merupakan penyaluran Dana BOS Reguler tahap II untuk lingkup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (7/5/2021).

Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang Esti Dwi Arvina mengatakan, ditambah dengan realisasi tahap I sebesar Rp74,83 Miliar yang sudah disalurkan pada bulan Maret 2021, nilai Dana BOS yang sudah tersalurkan sampai dengan hari ini adalah sebesar Rp187,33 Miliar atau 63,99 persen dari alokasi pagu tahun 2021 senilai Rp319,5 Miliar.

"Alokasi pagu Dana BOS yang dikelola KPPN Pangkalpinang untuk tahun 2021 di atas, terdiri dari Rp316,5 Miliar Dana Bos Reguler, Dana BOS Afirmasi sebesar Rp 60 juta dan Dana BOS Kinerja sebesar Rp2,88 Miliar," kata Esti dalam rilis kepada Bangkapos.com, Jumat (7/5/2021).

Esti mengatakan, BOS Reguler adalah dana BOS yang dialokasikan untuk membantu kebutuhan belanja operasional seluruh peserta didik pada satuan pendidikan dasar dan menengah.

"Dana BOS Afirmasi adalah dana BOS yang dialokasikan untuk mendukung operasional rutin satuan pendidikan dasar dan menengah yang berada di daerah tertinggal," sebutnya.

Sedangkan Dana BOS Kinerja, kata Esti yang dialokasikan bagi satuan pendidikan dasar dan menengah yang dinilai berkinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.

"Mekanisme penyaluran dana BOS tahun anggaran 2021 adalah penyaluran langsung ke rekening sekolah dan dilaksanakan secara bertahap. Tahap I, disalurkan paling cepat bulan Januari sebesar 30 persen dari pagu. Tahap II, paling cepat bulan April sebesar 40 persen dan tahap III paling cepat bulan September sebesar 30 persen," jelas Esti.

Esti berharap, penyaluran dana BOS Reguler tahap II ini dapat memberikan dukungan yang optimal terhadap kebutuhan operasional sekolah dan peningkatan kesejahteraan guru honorer.

"Kebutuhan operasional yang terpenuhi dan kesejahteraan tenaga pengajar yang meningkat akan berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di sekolah, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia yang maksimal," ujarnya.

(Bangkapos.com/Rilis/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved