Breaking News:

Ramadhan 2021

Merusak Pahala Puasa, Berbohong Juga Buat Hati Gelisah dan Jauh dari Ketenangan Hidup

Merusak Pahala Puasa, Berbohong Juga Buat Hati Gelisah dan Jauh dari Ketenangan Hidup

Editor: M Zulkodri
Bangka Pos/Sela Agustika
Ustaz H M Kurnia Lc MA, Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Berbohong menjadi satu diantaranya perilaku yang termasuk dalam perbuatan fasiq yang menunjukkan seseorang menjadi golongan orang-orang munafiq dan bisa merusak pahala puasa.

Ustaz H M Kurnia Lc MA, Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung menjelaskan ibadah puasa yang diwajibkan oleh Allah kepada orang-orang yang beriman tujuannya agar meraih predikat taqwa.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 183;

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Dari delapan pintu syurga yang ada di akhirat kelak ada pintu syurga bernama Rayyan yang berarti puas, segar dan tidak haus.

Pintu Rayyan ini diperuntukkan khusus bagi orang-orang yang berpuasa. Dengan kata lain tentu harus berhasil meraih kesempurnaan dalam ibadah puasa agar dapat memperoleh balasan di akhirat kelak.

Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda;

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

Artinya; “Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar-Rayyan“. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya. Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa.” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya. Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya” (HR. Bukhari, No. 1896 dan Muslim, No. 1152).

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved