Breaking News:

Pempek, Tekwan dan Model Picu Inflasi di Pangkalpinang, Berikut Penjelasannya

Disebabkan kelompok makanan khususnya yang bersumber dari komoditas sayuran hijau dan daging ayam, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman

Editor: Evan Saputra
bangka pos/Sela Agustika
Pempek telor kecil 

Pempek, Tekwan dan Model Picu Inflasi di Pangkalpinang, Berikut Penjelasannya

BANGKAPOS.COM - Kelompok makanan olahan seperti pempek dan tekwan model menjadi penyumbang angka inflasi di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Tantan Heroika mengatakan, secara spasial, ibu kota Bangka Belitung tersebut mengalami inflasi sebesar 0,30 persen (mtm) atau secara tahunan sebesar 2,13 persen (yoy).

Disebabkan kelompok makanan khususnya yang bersumber dari komoditas sayuran hijau dan daging ayam, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran seperti pempek dan tekwan model.

"Inflasi pada kelompok tersebut disumbang komoditas daging ayam, sayuran hijau, dan cumi-cumi. Namun demikian, laju inflasi kelompok ini tertahan oleh penurunan harga beberapa komoditas seperti cabai rawit, dan cabai merah, yang didorong oleh meningkatnya produksi di beberapa sentra penghasil cabai," kata Tantan dalam keterangan tertulis, Kamis (6/5/2021).

Sementara beberapa pasokan komoditas ikan tangkap membaik karena didukung cuaca, sehingga nelayan dapat melakukan aktivitas melaut.

Tantan menuturkan, pada level regional, Bangka Belitung mengalami inflasi 0,18 persen (mtm) atau 2,93 persen (yoy).

Angka tersebut, lebih tinggi dibandingkan tekanan inflasi bulan sebelumnya, namun tetap pada nilai yang terkendali.

"Pada tingkat nasional, inflasi April 2021 tetap terjaga sebesar 0,13 persen (mtm) atau secara tahunan 1,42 persen (yoy). Inflasi tetap rendah dipengaruhi pasokan komoditas strategis yang cukup baik di tengah peningkatan permintaan masyarakat selama Ramadhan," ujar Tantan.

Inflasi selama April didorong peningkatan aktivitas ekonomi dan permintaan masyarakat selama bulan Ramadhan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved