Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemudik Masuk Pangkalpinang dengan Status Positif Covid-19 Bakal Dikarantina Paksa

Kalau ada masyarakat yang mudik ke Bangka dan masuk ke Pangkalpinang, terus dia dinyatakan positif covid-19 maka langsung kita karantina paksa.

Ist/Dok Humas Pemkot Iwan
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar rapat bersama forkopimda dalam penanganan jumlah kasus covid-19 di Kota Pangkalpinang, di ruang rapat OR, Kamis (6/5/2021) kemarin.

Satu di antara pembahasan dalam rakor tersebut yakni menindaklanjuti kasus covid-19 di Bangka Belitung yang kian meningkat, hingga pembahasan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Diketahui, saat ini Pangkalpinang menjadi salah satu wilayah yang menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Jadi kalau ada masyarakat yang mudik ke Bangka dan masuk ke Pangkalpinang, terus dia dinyatakan positif covid-19 maka langsung kita karantina paksa," ungkap Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil kepada Bangkapos.com, Jumat (7/5/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Molen ini, Pemkot Pangkalpinang telah menyediakan Hotel Jati Wisata sebagai tempat karantina, yang akan menampung orang terkonfirmasi positif covid-19 ketika datang ke Pangkalpinang.

"Jadi lebaran mereka langsung dikurung di situ, jadi jangan coba-coba datang ke sini (Pangkalpinang-red) dalam kondisi Covid-19," tegasnya.

Molen menyebutkan,  pihknya masih mengumpulkan data dari per kelurahan, yang diberi batasan waktu hingga Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, data itu nanti akan menentukan kebijakan kedepannya yang dapat diambil untuk pemetaan penetapan zona per kecamatan.

Kemudian terkait open house, kata Molen sudah dipastikan tidak diperbolehkan menggelar open house nantinya.

"Dan terkait zona kita belum menentukan zona apa, kita akan menunggu data-data dari pihak RT/RW kita, sebetulnya kita sudah lama menerapkan PPKM ini tapi kita mau update data kita bagaimana, nanti akan kita tetapkan lagi PPKM itu," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved