Kamis, 7 Mei 2026

Warga Tak Boleh Mudik, WNA China Berbondong-bondong datang ke Indonesia, Faisal Basri: Gali Kuburan

Di tengah kondisi itu, ada kabar kedatangan ratusan warga negara asing yang diduga tenaga kerja asal China. 

Tayang:
Editor: Alza Munzi
Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar
Faisal Basri 

BANGKAPOS.COM -- Masyarakat Indonesia dilarang mudik mulai Kamis (6/5/2021) sampai tanggal Selasa (18/5/2021).

Aktivitas penerbangan dan pelabuhan mendadak sepi.

Di tengah kondisi itu, ada kabar kedatangan ratusan warga negara asing yang diduga tenaga kerja asal China

Hal itu menjadi sorotan luas masyarakat dan sejumlah tokoh.

Beredar kabar di sejumlah media nasional bahwa Kamis (7/5/2021), ada 171 WNA asal China mendarat pukul 11.50

menggunakan pesawat Xiamen Air MF855 dari Fozhou.

Sebelumnya, pada 4 Mei juga sebanyak 85 WNA China datang menumpang pesawat China Southern Airlines (charter flight)

dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen.

Baca juga: Petenteng Bawa Senjata, KKB Papua Egianus Kogoya Merengek Agar TNI Jangan Gunakan Alat Perang Ini

Ekonom senior Faisal Basri keheranan dengan kabar kedatangan warga negara dari China di tengah jumlah pengangguran di

Indonesia meningkat.

Faisal menyebut, kedatangan pekerja asal China sampai sekarang terus terjadi dan jumlahnya makin banyak.

"Selama Maret 2021, pekerja asing asal China masuk sebanyak 2.513 orang lewat bandara Sam Ratulangi, naik lebih 2 kali lihat

dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 1.027 orang," tulis Faisal Basri di akun Twitternya, dilihat pada Jumat (7/5/2021).

"Itu jumlah yang terlacak. Kenyataannya boleh jadi lebih banyak. Dari Barat sampai Timur berjajar pekerja China," imbuhnya.

Selain mereka datang di saat mereka melarang masyarakat mudik, Faisal juga menyoroti jumlah pengangguran Indonesia yang

saat ini masih cukup tinggi.

Faisal menyebut, pada Februari 2021, pengangguran tertinggi adalah pada kelompok usia muda (15-24 tahun), yaitu 18,03%,

naik dari 16,31% pada Februari 2020.

Sedangkan penganggur lulusan SMK tertinggi (11,45%), menyusul SMA (8,55%), Universitas (6,97%)), dan Diploma I/II/III (6,61%).

"Jadi penganggur kian muda dan berpendidikan relatif tinggi. Mereka sasaran empuk direkrut jadi teroris," ungkapnya.

Faisal menambahkan, semua negara yang bergejolak di Timur Tengah (Arab Spring) berciri sama, yakni penganggur usia

mudanya sangat tinggi.

"Ternyata, UU Cipta Kerja telah menunjukkan keberhasilannya, tetapi menciptakan lapangan kerja untuk warga asing," ungkap

Faisal.

"Rezim yang sedang berkuasa sedang menggali untuk kuburnya sendiri," imbuhnya.

Keterangan pihak Imigrasi

Direktorat Jenderal Imigrasi membenarkan adanya puluhan warga negara China yang tiba di Indonesia melalui Bandara

Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten pada Selasa (4/5/2021).

Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara mengatakan, selain puluhan warga

negara China, ada juga tiga warga negara Indonesia yang ikut masuk dengan pesawat sewaan yang sama.

"Benar pada Selasa, 4 Mei 2021 Jam 14.55 WIB telah mendarat 85 WN China dan 3 WNI dengan pesawat China Southern Airlines

(charter flight) dengan nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-

Hatta," kata Angga kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021).

Kendati demikian, Angga menegaskan seluruh warga negara China itu telah melewati pemeriksaan sesuai protokol kesehatan

sebelum pemeriksaan keimigrasian.

"Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, para penumpang telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai protokol

kedatangan orang dari luar negeri oleh pihak KKP Kemenkes," ucap dia.

Selain itu, Angga menyebut, dokumen keimigrasian para warga negara China itu telah sesuai dengan peraturan yang berlaku

dalam hal ini Peraturan Menteri Hukum dan HAM.

"Secara keimigrasian, diketahui bahwa visa dan dokumen keimigrasian mereka sudah sesuai dengan Permenkumham Nomor

26 Tahun 2020," ucap Angga.

Sebelumnya, beredar video amatir yang menayangkan puluhan warga negara China tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa

sore.

Pembuat video bahkan sempat menghitung jumlah warga China itu yang disebut lebih dari 20 orang.

Dalam video itu, warga negara China yang datang nampak langsung dijemput sebuah bus berwarna hijau setelah keluar dari

Bandara.

Kedatangan warga China ini pun menimbulkan polemik dan perbicangan di masyarakat.

Sebab, mereka datang di tengah pemerintah sedang gencar melakukan upaya menekan penyebaran Covid-19 dengan melarang

warga Indonesia untuk mudik.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul WNA Asal China Berdatangan saat Mudik Dilarang, Faisal Basri: Rezim

Sedang Menggali Kuburnya Sendiri

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved