Breaking News:

Human Interest Story

Mengadu Nasib di Jakarta Ingin Jadi Artis, Tapi Malah Jadi Petugas Kebersihan, Simak Kisah Sukirman

Kerja Keras, jujur dan tahu diri menjadi prinsip Sukirman, yang kini telah menyandang status sebagai Bupati Bangka Barat Periode 2021-2026.

istimewa
Bupati Babar, H Sukirman. (Ist) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Kerja Keras, jujur dan tahu diri menjadi prinsip H Sukirman, yang kini telah menyandang status sebagai Bupati Bangka Barat Periode 2021-2026.

Kala itu ia sempat beradu nasib di Kota Metropolitan, Jakarta. Siapa sangka pria kelahiran 20 Mei 1961 di Kecamatan Tempilang, yang kini berpasangan dengan Bong Ming Ming, dulunya memiliki cita-cita sebagai artis ibukota.

Tepat pada 1981 Sukirman yang memiliki keahlian piawai memetik gitar serta lihai dalam memiliki suara merdu ini, berangkat ke Jakarta untuk mengejar mimpinya sebagai artis.

"Nekat ke Jakarta mimpi kita sebagai kakak tujuh bersaudara, ingin membantu keluarga. Saya seneng sama musik, lalu tidak salah adu peruntungan lalu dipilih jakarta karena di situ bisa adu nasib," ujar Sukirman, Sabtu (8/5/2021).

Sesampainya di Jakarta tentunya banyak hal yang harus dihadapi, untuk menjalani hidup hingga meraih cita-cita. Tekadnya ingin menjadi artis pun mengantarkan Sukirman, melamar kerja di RRI dan TVRI di mana Sukirman juga dapat bertemu dengan para artis ibu kota.

"Pertama itu kerja di RRI sebagai cleaning service (petugas kebersihan -red), lalu pindah ke TVRI jadi pelayan catering. Apapun dilakukan untuk ngejar cita-cita, megang kunci studio bisa belajar piano sama nyanyi bersama dengan artis seperti Boy Sandi, Almarhum Meggy Z, Tomy Ali, dan John Dayat," katanya.

Namun kenyataan pun harus berkata lain, alih-alih membuat semangat bertemu dengan para artis ibu kota. Sukirman justru akhirnya mengenal dirinya lebih dalam, hingga akhirnya memutuskan tak lagi mengejar cita-cita sebagai artis.

"Pak haji merasa tidak bisa karena banyak di sana yang memiliki skill yang luar biasa. Sempet nanya dalam hati kayaknya ini bukan dunia ku, hanya dapat gaya doang. Jakarta itu harus orang yang super, di Jakarta itu harus bisa kenali diri, pandai bawa diri kalau ini tidak terpenuhi bisa jual diri," jelasnya.

Cita-citanya menjadi artis kandas, tak lantas membuat Bapak tiga orang anak ini kembali ke kampung halaman, penuh kegagalan.

Dalam kondisi tekad kuat dan kerja keras,  Sukirman lantas beralih menjadi pedagang di Pasar Glodok. Pada momen ini lah Sukirman yang selama 21 tahun berdagang, mulai dikenal banyak orang, serta bergabung dengan Musyawarah Keluarga Masyarakat Bangka (MKMB) di Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved