Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Bangka Belitung Jadi Top Five Covid-19 Hari Ini, Berasal dari Klaster Isolasi Mandiri

Data kondisi Covid-19 per hari ini, Sabtu (8/5/2021), Bangka Belitung berada pada peringkat lima (top five) se-Indonesia

Bangkapos.com
Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Data kondisi Covid-19 per hari ini, Sabtu (8/5/2021), Bangka Belitung berada pada peringkat lima (top five) se-Indonesia, angka terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 267 orang.

Rincian data bahwa kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berada di Kota Pangkalpinang 102 orang, Kabupaten Bangka 50 orang, Bangka Tengah 35 orang, Bangka Barat 50 orang, Bangka Selatan 5 orang, Belitung 14 orang dan Belitung Timur 11 orang.

Sekretaris, Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung (Babel), Mikron Antariksa, Sabtu (8/5/2021) menjelaskan, penularan Covid-19 pada kasus kali ini beragam.

"Lebih banyak itu dari isolasi mandiri, karena posisinya pengawasan yang kurang sehingga orang yang isolasi mandiri ini kemana-mana. Apalagi kesibukan di Bulan Ramadan ini, menjelang lebaran, mereka pasti sibuk, sehingga isolasi mandiri tak kepikir lagi," ujar Mikron saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Sabtu (8/5/2021) malam.

Lebih lanjut, menyikapi hal ini maka isolasi mandiri akan menjadi sorotan, pihak Satgas Covid-19 telah membuat surat agar orang yang terpapar Covid-19 harus dikarantina di suatu tempat yang telah disediakan pemerintah meliputi pemprov, pemerintah kabupaten atau kota dan pemerintah desa.

"Ada beberapa kabupaten yang telah menyediakan seperti Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Bangka, Belitung, dan Belitung Timur sudah ada, dioptimalkan lah," kata Mikron.

Selain itu, menyikapi Bangka Belitung yang telah pada posisi peringkat lima maka Satgas Covid-19 akan segera bertindak untuk menanganinya.

"Iya segera seluruh komponen akan merapat, perlu diingat selama Bulan April sampai 5 Mei 2021 ada sekitar 60 ribu orang luar masuk ke Bangka sehingga ada potensi untuk berkembangnya Kasus Covid-19, ini harus diwaspadai. Bahkan perda penanganan Covid-19 harus dipercepat, tidak lagi hanya imbauan tetapi tindakan-tindakan," kata Mikron. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved