Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Kabupaten Bangka Tambah 48 Pasien Positif Covid-19, Meninggal 2 Orang

Dua orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, yakni R (48), laki-laki warga Kecamatan Belinyu dan R (55)

Penulis: edwardi | Editor: khamelia
istimewa
Boy Yandra 

Sedangkan 3 desa masuk zona merah, yakni Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali ada 5 titik isolasi mandiri dan Air Ruai Kecamatan Pemali ada 6 titik lokasi isolasi  mandiri dan Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam.

"Jadi 8 kelurahan/desa ini sudah menyiapkan tempat isolasi dan karantina bagi pasien positif  Covid-19 di kelurahan dan desa masing-masing sebagai upaya PPKM Mikro dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka," ujar Boy Yandra.

Ditambahkannya dari 313 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini terbanyak di Kecamatan Sungailiat ada 144 orang, Pemali 82 orang dan Belinyu 49 orang," ujar Boy Yandra.

"Kami terus mengimbau masyarakat saat ini selalu disiplin memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, kalau tidak perlu atau penting maka anda bertahan saja di rumah, semoga kasus ini bisa cepat menurun dan kita bisa beraktivitas seperti biasa dan menuju Bangka ke zona aman atau hijau kembali," harap Boy Yandra.

Diungkapkannya Tim Yustisi dalam waktu dekat akan melaksanakan razia  di tempat-tempat keramaian  dan bagi yang masih berkumpul di atas pukul 22.00 malam akan dirazia dan dilakukan Rapid Test di tempat.

"Bila ada yang hasilnya positif Covid-19 maka akan langsung dilakukan karantina, ini sebagai salah satu upaya untuk menekan pertumbuhan penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka," tukas Boy Yandra.

Boy Yandra mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan prokes 3M dengan baik, bila ada anggota keluarga sakit atau demam segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat sehingga memudahkan pemutusan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19.

" Bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah di masjid agar pengurus masjid selalu mengingatkan kepada para jamaah agar selalu menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, semoga kita bisa membantu memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19," harap Boy Yandra.

Kepada masyarakat yang anggota keluarganya meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan dilakukan pemakaman sesuai prosedur SOP Covid-19 dan tidak ada lagi tawar menawar sebab ini adalah SOP yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan dan WHO, tolong ikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved