Breaking News:

Berita Bangka

Kaswardi Tewas Laka Tunggal, Begini Kronologisnya

Kaswardi (62), Warga Bukit Merapen Pangkalpinang tewas setelah mengalami kecelakaan (Laka) tunggal, Minggu(10/5/2021) malam.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kaswardi (62), Warga Bukit Merapen Pangkalpinang tewas setelah mengalami kecelakaan (Laka) tunggal, Minggu(10/5/2021) malam.

Mobil yang dikendarai Kaswardi didapati warga terjun ke dalam aliran air. Saat itu jembatan jebol ditabrak kendaraan korban di Jalan Raya Sungailiat-Belinyu, tepatnya ruas Jl Desa Ridingpanjang Kecamatan 
Belinyu Kabupaten Bangka.

"Benar tadi malam ada laka tunggal korban menyupir seorang diri dan saat ditemukan warga berada di dalam aliran air dalam mobil saat di rumah sakit sudah dalam keadaan meninggal dunia," kata Kapolsek Belinyu Kompol Noval NG Senin (10/5/2021)

Berdasarkan hasil yang didapat anggota Polsek Belinyu dari sejumlah saksi bahwa Kaswardi memiliki toko kaset di samping Swalayan Puncak Belinyu. Korban meninggalkan toko untuk pulang menuju Pangkalpinang sekitar Pukul 21.00 WIB mengendarai Mobil Toyota Rush BN 1648 PK.

Sedangkan menuruti  Kepala Dusun setempat sekitar pukul 21.15 WIB dari kediamannya mendengar suara keras seperti ada tabrakan. Selanjutnya masyarakat di selitar TKP langsung menghampiri asal suara tersebut dan mendapati kendaraan Toyota Rush warna hitam dalam keadaan terbalik dan pengendara berada didalam mobil dalam aliran air.

Warga kemudian beramai ramai warga membantu membalikkan kendaraan korban. Selanjutnya mengevakuasi korban dengan cara membuka paksa pintu kendaraan. Korban kemudian oleh warga  berhasil dievaluasi sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung dibawa ke RS Eko Maulana Ali Riding Panjang Belinyu.

Keterangan dokter piket dr Windra kepada polisi kkorban tiba di rumah sakit dibawa warga sekitar pukul 22.00 WIB dalam keadaan sudah meninggal dunia. Tim medis rumah sakit selanjutnya melakukan prosedur dengan melakukan pemeriksaan dan hasilnya benar bahwa korban sudah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan terhadap korban bahwa terdapat benturan keras pada tangan dan kaki korban namun benturan tersebut bukan penyebab korban meninggal dunia. Korban meninggal dunia dikarenakan kehabisan nafas dikarenakan pada hidung dan mulut korban terdapat cairan beruoa air yang keluar.

Berdasarkan analisa oleh Anggota Polsek Belinyu menyimpulkan bahwa sekitar 30 meter sebelum jembatan ada genangan air yang hampir menutupi setengah jalan raya. Diduga sebelum tetjadinya kecelakaan korban mengemudi dari arah Belinyu hendak balik ke Pangkalpinang.

Pada saat di lokasi kejadian (TKP) korban menabrak genangan air yang membuat kendaraan oleng dan menabrak pagar pembatas jembatan. Kendaraan korban kemudian jatuh ke alur bandar dalam posisi terbalik. Korban diduga saat itu dalam keadaan pingsan dan kehabisan nafas akibat mobilnya  tergenang air, posisi kepala di bawah. "Kasus Lakalantas ini saat ini telah ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Bangka," kata Kompol Noval NG.(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved