Breaking News:

Polres Bangka Tengah Kerahkan 110 Personil Tertibkan Tambang Ilegal di Lahan Eks PT Kobatin

Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo beserta jajaran lakukan penertiban tambang ilegal di lahan eks PT Kobatin, kolong Marbuk, Kenari, dan

Penulis: Sela Agustika
Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Kapolres Bangka Tengah AKBP Slamet Ady Purnomo beserta jajaran lakukan penertiban tambang ilegal di lahan eks PT Koba Tin, kolong Marbuk, Kenari, dan Punggu, Senin (10/5/202).

Pada kegiatan penertiban, sebanyak 110 personel Polres Bangka Tengah dikerahkan langsung untuk menertibkan tambang ilegal yang sebelumnya sudah di tegaskan untuk segera disterilkan, sebelum adanya regulasi legal yang dikeluarkan.

"Jadi kami dari Polres Bangka Tengah dan jajaran polsek Koba kaitannya dengan aktivitas tambang ilegal di kolong Marbuk, Kenari, dan Punggu ini sudah berulang kali sudah dilakukan penertiban dan imbauan, namun masih terus berulang para penambang ilegal ini melakukan kegiatan,"Kata AKBP Slamet Kepada awak media, Senin (10/5/2021).

Pada penertiban yang dilakukan, pihaknya pun bertindak tegas melakukan pembongkaran dan penyitaan, dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Ya terus terang kami dari Polres Bangka Tengah lewat petunjuk dan perintah dari Polda pada hari ini melakukan pembongkaran, pembubaran, serta melakukan penyitaan terhadap para penambang ataupun ponton TI ilegal ini yang akan kita lakukan pendalaman penyelidikan, sehingga nantinya akan terang siapa pelaku di belakang ini semua," tegas AKBP Slamet.

Bahkan, pada penertiban ini pihaknya pun bertindakan tegas dengan melakukan pembongkaran lima ponton milik penambang yang berada di lahan eks PT Koba Tin, kolong Marbuk, Kenari, dan punggu.

"Ini dilakukan, karena masyarakat tidak juga sadar dan tetap melakukan penambangan, sehingga kami lakukan tindakan tegas, yang mana pada hari ini kami sendiri polres Bangka Tengah dengan personil yang ada melakukan pembongkaran terhadap 5 ponton,"ungkap AKBP Slamet.

Ia pun menekankan kepada pemilik lima ponton yang dilakukan pembongkaran dalam waktu dekat diminta untuk hadir ke Polres Bangka Tengah

"Pemilik lima ponton ini, saya tekankan bahwasanya dalam waktu satu Minggu ini harus hadir di Polres Bangka Tengah, jika tidak saya akan cari tahu pemeliknya," katanya.(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved