Breaking News:

Satu Keluarga Pulang Kampung Jalan Kaki ke Bandung Ternyata Bohong, Disebut Suka Rekayasa, Ibu Malu

Dalam narasi sebelumnya, Masitoh dan Dani disebutkan terpaksa pulang kampung jalan kaki dari Gembong ke Bandung karena tak memiliki ongkos

Istimewa
Foto dari warganet yang sempat mengabadikan pasangan suami istri, Dani dan Masitoh yang sedang beristirahat di sebuah SPBU di Kota Banjar Kamis (6/5/2021). Pasangan suami isteri tersebut sembari membawa dua anaknya yang masih balita nekat berjalan kaki dari Gombong (Jateng) menuju Soreang Bandung untuk Pulang kampung karena d-PHK di tempat ia bekerja di sebuah usaha konfeksi rumahan di Gombong. 

BANGKAPOS.COM - Viralnya kisah pasutri Masitoh Ainun (36) dan suaminya, Dani Rahmat yang mencuri hati banyak orang nyatanya tak sepenuhnya benar.

Pasutri yang belakangan mengaku pulang kampung jalan kaki dari Gembong, Jawa Tengah menuju Bandung, Jawa Barat ini ternyata sudah setahun tinggal di jalanan.

Dalam narasi sebelumnya, Masitoh dan Dani disebutkan terpaksa pulang kampung jalan kaki dari Gembong ke Bandung karena tak memiliki ongkos.

Tapi ternyata, baik Dani maupun Masitoh bukan warga Bandung.

Akan tetapi, hanya ibu Dani yang merupakan warga Kampung Bojong Sayang, RW 01, RT 03, Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung.

Di sana ibu Dani tinggal.

Sudah 6 hari ini Dani (38) berjalan kaki bersama isterinya Masitoh Aninur Lubis (36) menyusuri jalan nasional jalur selatan
Sudah 6 hari ini Dani (38) berjalan kaki bersama isterinya Masitoh Aninur Lubis (36) menyusuri jalan nasional jalur selatan (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

Menurut ketua RT setempat, Sumarna (50), ibunya memang sudah lumayan lama di daerah tersebut.

"Dani kembali lagi ke sini, sebelumnya sudah lama enggak ada. Satu minggu ke belakang masih ada (di rumah ibunya)," kata Sumarna saat berada di Kantor Desa Pananjung, Minggu (9/5/2021)

Sumarna mengatakan, memang Dani dulu kerja di konveksi, tapi bukan di Jawa Tengah.

"Anjeunna ngadamel di konfeksi, di sini. Ngajaitnya di Parahiangan Kencana," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved