Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Antisipasi Kasus Varian Baru Sebut Covid-19, Jubir Satgas Bangka Barat Terapkan Surveilans Genome

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya dalam memutus penyebaran Covid-19.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M Putra Kusuma. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal tersebut tentunya termasuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Provinsi Bangka Belitung, setelah diketahui sebelumnya di Provinsi Sumatera Selatan sudah ditemukan mutasi covid-19.

"Untuk varian baru yang terdeteksi oleh survailans genome memang teridentifikasi di Sumatera Selatan, tepatnya yaitu di Palembang, Prabumulih dan Penukal Abab Lematang Ilir dengan varian B1617. Perubahan mutasi ini di sebut varian of concern, yaitu varian yang sudah ditetapkan sebagai varian yang mengalami perubahan karakteristik dari karakteristik semula," ungkap Putra, Selasa (11/05/2021).

Mengantisipasi hal tersebut Putra Kusuma mengatakan untuk upaya pencegahan yakni melaksanakan surveilans genome virus Sars COV-2.

"Dengan parameter untuk kasus yang  transmisi cepat berasal dari pendatang luar negeri, menginfeksi kelompok anak-anak ditemukan kasus reinfeksi dan kematian disertai komorbid. Survailans ini penting untuk identifikasi varian baru tersebut, apakah sudah ada atau belum di daerah  Bangka Barat," jelasnya.

Selain itu untuk wilayah Kabupaten Bangka Barat, Pelabuhan Tanjung Kalian akan menjadi fokus dalam mengantisipasi penyebaran pandemi covid-19.

"Penguatan dan pengetatan pemeriksaan antigen pada penumpang yang akan menyebrang ke Mentok atau sebaliknya, lalu memperkuat tracking dan traccing untuk setiap kasus dan di identifikasi secara menyeluruh sekaligus upaya peningkatan kapasitas wisma isolasi Kabupaten," kata Putra.

Untuk itu masyarakat juga diharapkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan, terutama jelang lebaran idul Fitri untuk mencegah melonjaknya kasus Covid-19.

"Edukasi dan promosi terkait penggunaan masker karena menjadi kunci utama yang mutlak, melekat pada setiap individu untuk pencegahan yang di dukung dengan menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencuci tangan," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved