Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Baznas Bangka Belitung Targetkan Zakat dari ASN Rp 25 Miliar, Baru Terkumpul Rp 14 Miliar

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bangka Belitung menargetkan penerimaan zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara sebanyak Rp 25 miliar

TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi warga membayar zakat 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- .Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bangka Belitung menargetkan penerimaan zakat dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak Rp 25 miliar

Namun, hingga saat ini baru terkumpul Rp 14 miliar.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Provinsi Babel, Haridi Hasan, mengatakan,  tahun ini anggaran zakat baru terkumpul Rp 14 miliar dari target Rp 25 miliar.

"Saat ini sedang berjalan, selama pandemi  Covid-19 jumlahnya tidak menurun ada kenaikan Rp 200 juta per bulan. Mereka yang membayar zakat ke Baznas dari kalangan pertama ASN Pemprov Babel, ASN instansi vertikal, perusahaan nasional, perusahan daerah, perusahan swasta yang masuk dalam skala Baznas Babel termasuk perguruan tinggi dan mesjid raya," jelas Haridi kepada Bangkapos.com, Selasa (11/5/2021).

Ia mengatakan zakat yang dihimpun dari penghasilan ASN Pemprov Babel dan instansi vertikal ditampung melalui Baznas, kemudian disalurkan ke fakir miskin, mualaf, amil, gharim, fisabililah dan Ibnu sabil.

"Kita berikan saat kegiatan safari ramadhan dan safari Jumat dengan membawa sesuatu untuk menyantuni para

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan kenaikan penerimaan zakat tahun ini jauh dibandingkan tahun-tahun sebeluknya yang hanya ratusan juta saja.

"Target kita Rp 25 miliar dan tentu jauh dari empat tahun lalu yang hanya ratusan juga dapatnya. Kita harapkan dengan kekuatan zakat dan sedekah ini memberikan kekutan ekonomi masyarakat Babel dengan dapat Ridho Allah,"ujar Erzaldi.

Ia menambahkan, Baznas Bangka Belitung juga akan melaksnakan program zakat micro finance dalam menampung zakat yang cepat tidak berbelit-belit dan tetap sasaran untuk masyarakat Babel.

"Bulan depan zakat produktif melalui micro finance sistem yang ada di Basnaz, untuk  usaha produktif, tinggal bagaimana membuat kekuatan ekonomi umat disitulah nanti kejayaan umat islam Insya Allah akan lebih baik," kata Erzaldi. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved