Breaking News:

Cerita Perjuangan Nenek Arpah Rebut Kembali Tanah, Ditipu Karena Buta Huruf, hingga Menang Perdata

Cerita Perjuangan Nenek Arpah Rebut Kembali Tanah, Ditipu Karena Buta Huruf, hingga Menang Perdata

Editor: M Zulkodri
Tribunnews
Derita Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Rumah Dibeli Rp 300 Ribu Saja, Gini Nasibnya Kini 

Di persidangan, Arpah yang sudah renta harus saling bantah dengan Kadir.

Pada persidangan 12 Februari 2020, misalnya, Arpah bilang, duit Rp 300.000 dari kocek Kadir ia terima tanpa ia maupun suaminya meminta, melainkan diberi sebagai "uang rokok".

Kadir membantahnya.

"Suaminya minta," kata Kadir.

"Lah kagak!" sahut Arpah berang. Hakim pun coba menenangkan.

Setelah itu, Kadir menyebut bahwa notaris membacakan isi akta jual beli tanah, berbanding terbalik dengan keterangan Arpah yang mengaku ia tak diberitahu sama sekali isi akta itu.

"Ibu mendengar, Pak Yusuf (suami Arpah) juga mendengar," kata Kadir

"Saya enggak jual tanah yang 103 (meter persegi) itu. Saya tidak menjualnya!" tegas Arpah di hadapan majelis hakim.

Vonis pidana

Pada 8 April 2020, vonis dibacakan bagi Kadir. Ia divonis 8 bulan atas penipuannya terhadap Nenek Arpah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved