Breaking News:

Kenji Imajo Ingatkan Virus Corona Baru Makin Kuat, Usia 30 Tahunan Bisa Meninggal Akibat Corona

Tampaknya ada kasus di mana bahkan orang berusia tiga puluhan yang tidak memiliki penyakit tertentu, lalu menjadi sakit parah dan membahayakan ....

Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Foto NHK
Kenji Imajo, Wakil Direktur Rumah Sakit Okayama 

Kenji Imajo Ingatkan Virus Corona Baru Makin Kuat, Usia 30 Tahunan Bisa Meninggal Akibat Corona

BANGKAPOS.COM -- Kenji Imajo yang merupakan seorang dokter Jepang sekaligus Wakil Direktur Rumah Sakit Okayama, mengingatkan kalangan muda usia 30 tahunan apabila terkena corona saat ini nyawa mereka pun bisa berbahaya.

Tepatnya meninggal, meski usia masih tergolong muda. 

"Penyebaran virus mutan corona baru saat ini  dikatakan memiliki tingkat infektifitas yang kuat. Tampaknya ada kasus di mana bahkan orang berusia tiga puluhan yang tidak memiliki penyakit tertentu, lalu menjadi sakit parah dan membahayakan nyawa mereka," papar Imajo kepada TV NHK Senin (10/5/2021).

Tampaknya ada kasus di mana bahkan orang berusia tiga puluhan yang tidak memiliki penyakit tertentu, lalu menjadi sakit parah dan membahayakan nyawa mereka," papar Imajo kepada TV NHK Senin (10/5/2021).

Dokter di Rumah Sakit Kota Okayama, salah satu institusi medis yang ditunjuk untuk penyakit menular yang secara aktif menerima pasien dengan virus corona baru, berada dalam situasi di mana bahkan kaum muda menjadi lebih serius karena penyebaran virus mutan saat ini.

Baca juga: Risiko Virus Corona Baru di India Terancam Meluas, Orang Kaya dan Kelas Menengah Kabur dari India

Baca juga: Niat China Buat Senjata Perang Biologi Terbongkar, Kini Muncul Tudingan Curi Data Laut Indonesia

Baca juga: Suasana Salat Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain di RS Tabrani Pekanbaru

Imajo mencontohkan bahwa mutan baru saat ini berbeda dan mengungkapkan perasaan krisisnya.

"Keamanan  untuk menghadapi situasi di mana perawatan medis benar-benar runtuh mungkin besok," katanya.

RSUD Kota Okayama di Kita-ku, Kota Okayama telah mengamankan 28 tempat tidur untuk pengobatan virus corona baru.

Namun per tanggal 10 Mei, 26 orang termasuk 6 pasien yang sakit parah dirawat di rumah sakit, dan itu hampir tidak mungkin, di tengah operasi terus dilanjutkan.

"Selain itu, orang yang sakit ringan bisa tiba-tiba sakit parah, atau yang sudah ke luar dari rumah sakit bisa masuk rumah sakit lagi karena gejala yang memburuk. Itu tidak aneh saat ini, "ujarnya.

Baca juga: SImak Jadwal Cuti Bersama Lebaran 2021 untuk ASN hingga Jadwal Libur Idul Fitri 1442 H

Baca juga: Hamas dan Israel Saling Serang, Jalur Gaza Diguncang Ledakan

Baca juga: KKB Tak Gentar, Kekuatan Pasukan Bala Tentara Surgawi Tantang Pasukan Setan

Dengan demikian, tambahnya, kalangan anak muda saat ini harus sangat hati-hati sekali dengan corona, karena bisa mengakibatkan hilangnya nyawa mereka pula.

Sementara itu upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya.

Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang

(*/ SerambiNews.com / Tribunnews.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved