Breaking News:

Kisah Pemudik Nekat Terobos Polisi, Lebih Baik Masuk Penjara Daripada 6 Tahun Tak Ketemu Anak

Apapun yang terjadi, lebaran Idul Fitri tahun ini dia harus bertemu dengan anak-anaknya.

Editor: Alza Munzi
WartaKota/Muhammad Azzam
Ilustrasi. Ribuan pemudik yang mengendarai sepeda motor berhasil menjebol barikade penyekatan di Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi- Karawang, Minggu (9/5/2021) pukul 22.40 WIB. 

Cerita lain

Malam itu, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Karawang AKP Rizky Adi Saputro sedang bertugas di

Pos Penyekatan Tanjungpura, Karawang, Jawa Barat.

Beberapa pemudik yang melintas di area tersebut, diduga sempat melakukan provokasi kepada petugas dengan cara

membunyikan klakson dan menggeber gas.

Mereka melakukannya diduga karena emosi usai diminta putar balik.

Salah satu yang diduga turut melancarkan aksi itu adalah pemudik bermotor berpelat nomor Z.

Petugas awalnya ingin mengamankan pemudik tersebut.

Namun, si pemudik tak mau.

“Dia juga enggak mau untuk diamankan. Langsung (saya) berinisiatif memeluk yang bersangkutan. Saya mencoba menyabarkan

atau menahan emosinya,” ujar Rizky di Markas Polres Karawang, Senin (10/5/2021).

Rizky berinisiatif menenangkannya karena khawatir tindakan si pemudik dimungkinkan bisa memantik emosi petugas yang

telah seharian berdinas.

Ingin bertemu anak

Saat ditenangkan Rizky, si pemudik berkata bahwa dia ingin bertemu anaknya.

Ucapan pemudik itu membuat Rizky terdiam.

"Dia bilang sambil getar. Saya diam, saya eratkan pelukan, saya tahu rasanya," tuturnya. Rizky mengungkapkan, dirinya tahu

betul bagaimana perasaan kangen ingin bertemu buah hati.

"Ia mungkin belum ketemu dua bulanan atau tahunan, tahun lalu mungkin enggak mudik. Beda emosinya, momen inilah yang

jadi tradisi mereka memaksakan mudik," paparnya.

Mau diputar balik Usai ditenangkan, pemudik tersebut diajak menepi.

Dia juga diberi pengertian bahwa petugas hanya menjalankan kewajiban.

"Akhirnya yang bersangkutan setelah ditenangkan, mengerti, dan diputar balik ke arah Jakarta," bebernya.

Rizky mengaku, saat bertugas pada Senin (10/5/2021) dini hari itu, dirinya juga turut menenangkan pemudik lainnya.

“Malam itu sebenarnya ada empat orang yang saya peluk," sebutnya.

Video AKP Rizky memeluk pemudik sempat viral di media sosial.

(kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved