Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Mesin PDAM Disambar Petir, Pelanggan di Lima Kecamatan Tak Dapat Air

Mesin PDAM yang menghasilkan air baku dari Kacangpedang dan untuk kolong di Desa Pedindang disambar petir, Minggu (9/5/2021).

bangkapos.com
Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Pangkalpinang, Ervany saat ditemui oleh Bangkapos.com, Selasa (11/5/2021). (Bangkapos.com/Widodo) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Mesin PDAM yang menghasilkan air baku dari Kacangpedang dan untuk kolong di Desa Pedindang disambar petir, Minggu (9/5/2021).

Akibatnya, masyarakat pelanggan dari pipa pedindang sebanyak 5 (lima) kecamatan di Wilayah Pangkalpinang terdampak dan tidak mendapatkan air karena mesin disambar petir.

Lima kecamatan itu di antaranya Kecamatan Gabek, Pangkalbalam, Tamansari, Rangkui dan Gerunggang. 

Kepala Bagian Teknik PDAM Tirta Pangkalpinang, Ervany, Selasa (11/5/2021) menyebutkan, pihaknya saat ini sudah melakukan perbaikan. 

"Mulai hari Minggu sore (9/5/2021) adanya petir, waktu itu jebol atau kabel nol putus, kemudian kami perbaiki saat itu juga dan malam Senin nya operasi lagi dan jebol lagi. Kami perbaiki pada Pukul 02.00 WIB dini hari kemudian jebol di pompa kebakar. Besoknya kami evaluasi dari kerusakan ke PT Lumbung, PT Acai untuk penggulungan dinamo mereka sanggupnya dua Minggu perbaikan," kata Ervany kepada Bangkapos.com, Selasa (11/5/2021).

"Kalau dua Minggu kita gulung dinamo masyarakat tidak dapat air riskan selama waktu itu jadi kami upayakan kanibal. Motor kita yang ada di Kacangpedang RPM-nya 1.450, sedangkan pompa kita ada di sini yang bisa kita manfaatkan RPM-nya 2.950. Tetapi mau tidak mau terpaksa kita upayakan. Jadi kami kanibal, diangkat motor (mesin -red)  yang di sini untuk mensabet pompa yang di Kacangpedang," tambahnya.

Dia melanjutkan, setelah malamnya selesai sekitar jam 10 selesai diuji coba ternyata power PLN tidak kuat. "Jadi kami pagi tadi meminta untuk tambah daya oleh PLN, tetap tidak bisa. Terpaksa kami ganti pompa yang ada di Kacangpedang. Insa Allah kalau malam ini selesai bisa suplai seperti biasa," katanya.

Saat ditanya kapan selesai, dirinya menyebutkan sesuai instruksi direktur menargetkan selesai malam ini. "Kawan-kawan sudah diinstruksikan oleh Pak Direktur harus diselesaikan malam ini dan apabila belum selesai belum boleh pulang. Ditargetkan malam ini selesai karena sudah dua hari kasian masyarakat," katanya.

Untuk mengantisipasi itu, Perumda Air Minum Tirta Pangkalpinang menyediakan 2 unit mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang benar-benar terdesak.

"Bagi masyarakat yang butuh air bersih, kami bisa melayani melalui mobil tangki standby dari Graha Puri sama Bukit Merapin dan kami harapkan masyarakat atau pelanggan menyediakan wadah di depan rumah," sebutnya.

Kendati demikian dirinya berharap mudah-mudahan hari ini selesai, tetapi karena pipa-pipa kosong kemungkinan pemulihan tekanan butuh satu atau dua hari.

"Jadi tetap walaupun misalnya malam ini selesai mobil tangki air tetap melayani," katanya. (Bangkapos.com/Widodo) 

Penulis: Widodo
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved