Breaking News:

Sinergi PLN dan Polda Babel

PLN dan Polda Babel Bersinergi Angkut Material Pembangkit Gunakan Helikopter

PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) bersinergi dengan Polda Babel untuk mengangkut material pembangkit listrik menggunakan helikopter.

Editor: El Tjandring
Istimewa?Pandhu
Helikopter milik Polda Babel diberangkatkan dari Bandar Udara Depati Amir menuju Belitung. PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) bersinergi dengan Polda Babel untuk mengangkut material pembangkit listrik menggunakan helikopter. 

BANGKAPOS.COM - PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel) bersinergi dengan Polda Babel untuk mengangkut material pembangkit listrik Mobile Power Plant (MPP) yang berada di Belitung menggunakan Helikopter milik Polda Babel.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk keseriusan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik khususnya menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H.

"Kami bersinergi dengan Polda Babel untuk mengangkut material MPP yaitu modul card, yang ada di Belitung. Karena sifatnya segera dan membutuhkan penanganan secepat mungkin, maka dipilih Helikopter sebagai moda transportasinya,” ungkap General Manager PLN Babel, Amris Adnan.

Helikopter milik Polda Babel itu diberangkatkan dari Bandar Udara Depati Amir menuju Belitung.

Mengingat larangan mudik sudah diberlakukan dan jadwal penerbangan sudah mengalami pengaturan, sehingga tidak ada lagi pesawat dari Belitung ke Bangka, maka Polda menawarkan solusi untuk menjemput sparepart menggunakan Heli.

“Perjalanan diperkirakan memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit agar sampai di titik pengambilan barang yang berada di Belitung,” ujar Pilot Heli Polda Babel, Ali Harahap.

Ist
Helikopter milik Polda Babel diberangkatkan dari Bandar Udara Depati Amir menuju Belitung. (Istimewa/Pandhu)

Diperkirakan dalam waktu tiga jam proses pengangkutan material dapat terselesaikan.

Lebih dari itu, Amris berharap pilot beserta kru dan satu petugas PLN yang diterbangkan dapat kembali ke Bangka dengan keadaan selamat.

Saat ini satu unit pembangkit Mobile Power Plant (MPP) mengalami gangguan pada alat komunikasi. Dengan material tersebut diharapkan gangguan dapat segera teratasi untuk membackup suplai listrik di pulau Bangka. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved