Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Satu RT Dinyatakan Zona Merah, Wali Kota Pangkalpinang Sebut Akan Lakukan Pengawasan

wilayah tersebut akan dilakukan pembatasan dan pengawasan dari tim satgas covid-19, hingga wilayah tersebut tidak diperbolehkan melaksanakan Salat Id.

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, berdasarkan data ada satu RT/RW yang dinyatakan zona merah, dan pada wilayah tersebut akan dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Kata Molen, untuk wilayah tersebut akan dilakukan pembatasan dan pengawasan dari tim satgas covid-19, hingga wilayah tersebut tidak diperbolehkan melaksanakan Salat Idul Fitri.

"Ada satu RT/RW memang yang dinyatakan zona merah dari penghitungan jumlah rumah yang terkonfirmasi, tindak lanjutnya kawasan itu langsung kami terapkan PPKM Mikro, pengawasannya sudah ada RT/RW yang sudah menjadi satgas covid-19 yang menjadi garda terdepan kita," kata Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (11/5/2021).

Tak hanya itu kata Molen, pengawasan juga akan dilakukan oleh pihak kepolisian yang ikut memantau kawasan tersebut.

Semantara itu, kata Molen sampai dengan hari ini isolasi mandiri masih terus diterapkan belum ada pembentukan rumah karantina.

"Kalau sampai saat ini kita masih isolasi mandiri, belum ada rumah karantina. Yang isolasi mandiri itu nantinya akan kita lakukan pengawasan," sebutnya.

"Jadi per kelurahannya jelas yang mana, tidak semua kelurahan di kita ini zona merah, jangan gara-gara satu zona merah kita sebut Pangkalpinang zona merah jangan. Jadi kita mau per klaster," tambahnya.

Dengan demikian Molen berharap, kota Pangkalpinang bisa kembali zona hijau, dan memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa ini adalah kepentingan semua.

"Kita berharal bisa kembali zona hijau, paling tidak zona kuning, dengan kita rapat ini jadi kesadaran kita bersama. Sebetulnya percuma kalau masyarakatnya tidak sadar-sadar kuncinya bagaimana kita memberi pelajaran kepada masyarakat bahwa ini kepentingan semua," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved