Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Disnaker Bangka Belitung Terima Aduan 139 Orang Pegawai Tak Dapat THR

Posko Pengaduan THR Disnaker, mendata dari 5 perusahaan yang mengadu ada 139 orang pegawai tak menerima THR.

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi THR Karyawan Swasta 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung menerima 5 laporan aduan dan 1 laporan konsultasi terkait adanya kendala pembayaran THR 2021 bagi pegawai perusahan.

Hasil laporan ini merupakan rekapan dari pelaksanaan Posko Pengaduan THR Disnaker, terdata dari 5 perusahaan yang mengadu ada 139 orang pegawai tak menerima THR.

Sekadar informasi, pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagaman Tahun 2021 paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja / Buruh di Perusahaan.

Berdasarkan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, besaran THR untuk pekerja dengan masa kerja 12 bulan maka akan menerima satu bulan upah.

Sementara untuk pekerja yang belum sampai masa kerja 12 bulan akan diberikan secara proposional yakni masa kerja dibagi 12 bulan dikali satu bulan upah.

"Terkait pengaduan THR, satu perusahan (di Bangka Barat-red) di antaranya sudah kita sampaikan atas aduan itu, namun belum ketemu titik terangnya. Kemarin, kita sudah dampingi Disnaker Bangka Barat, belum ada titik temu antara pekerja dan perusahaan," ujar Kepala Bidang Pengawasan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bangka Belitung, Haris, Rabu (12/5/2021).

Lebih lanjut, ia menyebutkan untuk permasalahan pembayaran THR pada empat perusahaan lain sedang dalam proses.

"Untuk sementara datanya itu, kalau tetap tidak ada titik temu, mereka bisa kena sanksi (perusahan-red).”

“Tetapi mereka juga ada sistem tersendiri, ada aturan sendiri dalam pengawasan kita, tidak serta merta memvonis mereka, yang jelas petugas kita akan turun ke lapangan setelah lebaran ini.”

“Kita dari pihak disnaker mengajurkan (menyelesaikan masalah-red) dan mengayomi buruh, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan," kata Haris.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved