Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Jelang Lebaran Idul Fitri, Covid-19 di Bangka Belitung Kembali Meningkat Bertambah 211 Kasus Baru

Menjelang Lebaran Idul Fitri 2021 kasus baru Covid-19 semakin meningkat. Kasus di Provinsi Bangka Belitung bertambah 211 kasus, pada Rabu (12/5/2021)

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Corona Virus babel 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menjelang Lebaran Idul Fitri 2021 kasus baru Covid-19 semakin meningkat. Kasus di Provinsi Bangka Belitung bertambah 211 kasus, pada Rabu (12/5/2021) sehingga total 15.395 kasus.

Sementara sembuh bertambah 110 kasus dan meninggal dunia bertambah 2 kasus.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Babel, sebasaran kasus Kota Pangkalpinang 112 kasus, Kabupaten Bangka 55, Bangka Tengah 6 kasus, Bangka Barat 6 kasus, Bangka Selatan 4 kasus, Belitung 17 kasus, dan Belitung Timur 11 kasus.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung Mikron, Antariksa, mengatakan, kasus terkonfirmasi Covid-19 selama sepekan mengalami kenaikan.

Ia menjelaskan, lonjakan atau penularan Covid-19 secara massif masih terjadi terutama di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka Tengah. 

Sementara orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga turun sedikit dibandingkan pekan sebelumnya.

"Terjadinya penularan Covid-19 yang masif dan lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 di sejumlah daerah disebabkan oleh meningkatnya mobilitas dan kegiatan berkerumun masyarakat di tempat-tempat keramaian dan fasilitas publik,"kata Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (12/5/2021).

Menibgkatnya aktivitas warga juga berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, tak terkecuali aktivitas keagamaan dan rekreasi/pariwisata.

"Tentunya dengan meningkat aktivitas menjelang lebaran ini kami selalu meningatkan tidak mengabaikan atau tidak mengindahkan penerapan Protokol Kesehatan seperti selalu memaki masker kemanapun bepergian,"ujarnya.

Selain itu, penyebab lainya kasus meningkat, karena ketidak disiplinan warga yang dinyatakan positif Covid-19 untuk menjalani swaisolasi atau karantina mandiri di rumah 

"Serta ketidakpedulian masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap orang yang positif Covid-19. Ini menyebabkan menambah panjang daftar orang yang terpapar dan tertular,"katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved