Breaking News:

Mengapa Israel Ngotot Rebut Masjid Al Aqsa dari Palestina, Benarkah Ada Harta Karun Raja Sulaiman?

Mengapa Israel Ngotot Rebut Masjid Al Aqsa dari Palestina, Benarkah Ada Harta Karun Raja Sulaiman?

Editor: M Zulkodri
honestreposrting
Dome Of The Rock (Kubah Shakhrah) bagian dari Kompleks Masjidil Al Aqsa 

BANGKAPOS.COM ---Mengapa pasukan Israel mati-matian ingin merebut Al Aqsa dari Palestina?

Ya, seperti diketahui, Israel kembali melancarkan serangan di Jalur Gaza.

Lebih dari selusin warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza yang terkepung, menurut kementerian kesehatan Palestina, seperti melansir Al Jazeera, Senin (10/5/2021).

Kementerian kesehatan Gaza mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Senin bahwa 20 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan itu. Sedikitnya 65 orang lainnya terluka.

Lantas sebuah masjid keramat yang suci bagi umat muslim mengapa begitu diinginkan oleh orang Yahudi, memang apa yang diyakini oleh mereka?

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Masjid Al Aqsa adalah sebuah masjid yang dibangun di atas Bukit Bait Suci yang paling keramat bagi umat Yudaisme.

Sementara bagi umat muslim situs itu disebut The haram Al-Sharif, atau "tempat kudus yang mulia", satu dari tiga tempat suci selain Mekah.

Temple Mounth dalam keyakinan Yahudi dikenal sebagai Har Habayit, dalam bahasa Ibrani, secara tradisional diyakini sebagai tempat dimana Abraham menunjukkan pengabdiannya kepada Tuhan.

Dia membawa putranya Ishak untuk dikorbankan.

Kemudian, Temple Mount juga diyakini sebagai situs dari Kuil Yahudi Kuno yang dibangun oleh Raja Solomon, dan dihancurkan orang Babel tahun 586 SM.

Bagi pemeluk tiga agama yakni Islam, Nasrani dan Yahudi, Nabi Sulaiman punya tempat tersendiri.

Kitab suci ketiga agama tersebut sama-sama meyakini keberadaan Sulaiaman di masa lalu sebagai Nabi dan raja yang konon disegani oleh semua makhluk hidup.

Tak hanya manusia bahkan binatang, tumbuhan, dan angin pun tunduk kepadanya. Semua ini, tercantum dalam kitab suci.

Selain itu meski sudah beratus tahun lamanya nama tersebut mungkin masih menyisakan tanda tanya besar.

Halaman
123
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved