Breaking News:

Israel Semakin Membara, Digempur Hamas dan Disibukkan Perang Saudara yang Pecah di Kota Lod

Israel yang tengah disibukkan oleh serangan Hamas dari Jalur Gaza dan bentrokan di kompleks Masjdi Al-Aqsa, kini harus membagi perhatiannya untuk

Editor: Iwan Satriawan
AFP/ANAS BABA
Sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) Israel bekerja keras menahan gelombang serangan roket kelompok Hamas dari Jalur Gaza, Selasa (11/5/2021) hingga Rabu (12/5/2021). 

BANGKAPOS.COM-Negara Zionis Israel kini menghadapi 2 tekanan sekaligus.

Mereka tak hanya dibombardir roket Hamas, tetapi juga harus menghadapi pecahnya perang saudara di Israel sendiri.  

Israel yang tengah disibukkan oleh serangan Hamas dari Jalur Gaza dan bentrokan di kompleks Masjdi Al-Aqsa, kini harus membagi perhatiannya untuk kota Lod.

Ya, kini Israel tak hanya berhadapan dengan rakyat Palestina yang selama ini ditindasnya, tapi juga harus menghadapi warganya sendiri.

Kota Lod kini telah menjadi pusat dari perang saudara di Israel di mana terjadi bentrokan antara massa dan polisi.

Bentrokan yang disebut tak memicu korban jiwa tersebut telah menyebabkan 30 kendaraan dan sinagoga dibakar.

Perang saudara ini sendiri dipicu ketika ribuan orang berduka di Kota Lod setelah seorang pria Arab diduga ditembak oleh seorang Yahudi.

Pertempuran yang terjadi di Lod ini sendiri pada akhirnya mengingatkan tentang tragedi yang jauh lebih mematikan di kota tersebut lebih dari setengah abad silam.

Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Mei 1972, tepatnya di bandara internasional Lod (yang kini diberi nama bandara Ben Gurion), Tal Aviv, Israel.

Serangan tersebut dianggap sangat langka dan sungguh sulit dipercaya tak hanya oleh warga Israel, tapi juga hampir seluruh dunia.

Sebab, kewarganegaraan dari para penyerang dianggap mustahil terjadi jika merujuk pada alasan serangan mereka.

Ya, dengan penyebab serangan disebut karena ketidakadilan yang terjadi di Palestina, kewarganegaraan para penyerang dianggap tak lazim.

Semuanya berawal pada pukul 22.00 kala sebuah pesawat maskapai Air France yang berasal dari Roma, Italia, mendarat di bandara Lod.

Tiga orang pelaku penyerangan menginjakkan kakinya di Israel dengan menumpangi pesawat tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved