Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Jalani Isolasi Mandiri Satu Keluarga, Nita Diantarkan Saudara Makanan Idul Fitri di Depan Rumah

Sejak Senin (10/5) lalu swab PCR (polymerase chain reaction) Nita dan tiga anaknya terkonfirmasi positif covid-19.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Satu di antara rumah yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejak Senin (10/5) lalu swab PCR (polymerase chain reaction) Nita dan tiga anaknya terkonfirmasi positif covid-19.

Hal ini membuatnya harus mengkarantinakan diri selama 14 hari di rumahnya di Air Itam, Kota Pangkalpinang.

Tepat di depan rumah Nita sudah tertempelkan stiker dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang "Isolasi Mandiri Sedang Dalam Pemantauan".

Terlihat beberapa orang saat melintasi rumah tersebut seketika langsung merapikan masker yang turun dekat dagu.

Ada pula anak-anak yang sedang berjalan kaki di depan rumah tersebut yang tak mengenakan masker lantas seketika menutup hidung dan mulutnya dengan tangan.

Di hari raya idul fitri 1442 H ini Nita tak bisa merayakan lebaran seperti biasanya, bahkan keluar rumah saja ia tak bisa.

Kata Nita, ada beberapa sanak saudaranya yang mengantarkan makanan idul fitri, sementara silahturahmi ia lakukan secara virtual.

"Masih syukur alhamdulillah masih bisa silahturahmi meskipun lewat virtual dan memang ada beberapa keluarga saya yang tidak bisa pulang, jadi tahun ini lebaran online saja untuk kebaikan bersama," ujar Nita kepada Bangkapos.com, Kamis (13/5/2021).

Nita menyebut, hingga hari keempat karantina ia tak mengalami gejala yang begitu berat hanya saja penciuman dan indra perasanya yang hilang.

Sementara ketiga anak Nita juga dalam keadaan sehat, kasus konfirmasi tidak bergejala.

"Kalau sekarang alhamdulillah sehat sempat demam beberapa waktu lalu, dan ini indra penciuman dan perasa masih hilang belum pulih. Alhamdulillah kalau makanan ada saudara yang antar, seperti ketupat, rendang, dan lainnya tadi pagi diantarkan," jelasnya.

Diakui Nita, dirinya terbantu dengan adanya stiker yang ditempelkan dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang di depan rumahnya. Sebab para tetangga sekitar jadi mengetahui keadaannya dan saling membantu.

"Jadi kita sama-sama tahu warga sekitar juga ikut memantau, bahkan ada beberapa yang langsung kasi makanaan karena tau kita sedang isolasi diantarkan di depan rumah. Terus temennya anak-anak ini jadi tau bahwa sedang isolasi ga berani main kerumah dulu," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved