Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Hari Ini Bangka Belitung Tambah 73 Kasus Baru Covid-19    

Kasus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (13/5/2021)bertambah lagi. Hari ini penambahan sebanyak 73

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kasus Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kamis (13/5/2021)bertambah lagi. Hari ini penambahan sebanyak 73 kasus baru.  Jumlah tersebut berkurang dibanding sehari sebelumnya, Rabu (12/5/2021) kemarin, mencapai 211 kasus.

Seiring adanya tambahan 73 kasus, total kasus di Babel 15.468 kasus, sembuh 71 kasus, total 13.635 kasus, dan meninggal dunia bertambah 2 menjadi 237 kasus.

Sebaran kasus, Kota Pangkalpinang 0 kasus, Bangka 35 kasus, Bangka Tengah 20 kasus, Bangka Barat 1 kasus, Bangka Selatan 3 kasus, Belitung 9 kasus, dan Belitung Timur 5 kasus.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, kasus positif Corona di Bangka Belitung masih mengalami tren naik turun.

"Sehingga kami mengatkan warga untuk selalu disiplin terhadap pelaksaan prokes selama perayaan lebaran. Dan bertamu atau bsrsilaturahmi boleh, tetapi kalau bisa dihindari terlalu lama,"jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Kamis (13/5/2021).

Selain itu, Mikron mengungkapkan pada hari ini, mereka juga telah menyebarkan petugas Satgas, untuk menjalankan prokes disetiap tempat ibadah yang melaksanakan Salat Ied Idul Fitri.

"Petugas kami telah menyebar sekitar 30 an orang untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan, seperti pemeriksan suhu tubuh dan penggunaan masker," jelasnya.

Terpisah, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Kamis (13/5/2021) mengatakan, kesadaran masyarakat Babel menggunakan masker masih sangat kurang bila dibandingkan dengan kota dan daerah lainya.

"Sekalipun nilai dari pemerintah pusat untuk kesadaran masyarkat Babel yang memakai masker baru 78 persen. Ini angka yang rendah dibanding daerah lain sampai 90 persen," kata Erzaldi.

Ia juga mengucapkan syukur pada tahun ini, dirinya dan masyarakat Babel masih dapat melaksnakan Salat Ied Idul Fitri bersama-sama.

"Bersyukur dapat melaksanakan Salat Id bersama dengan protokol Covid-19. Namun, belum dapat melaksanakan silaturahmi ke rumah-rumah dan kami khusunya pejabat tidak melakasanakan open house. Tentu tidak mengurangi makna melaksanakan Idul Fitri. Tentunya kita bisa melakukan silaturahmi melalui telpon dan video call," katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved