Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Vaksinasi Gotong Royong di Babel Tunggu Kick Off dari Pusat, Masih Pendataan Perusahaan

Pelaksanaan vaksinasi gotong royong di Bangka Belitung masih menunggu kick off (memulai) dari pusat.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Juru Bicara Vaksinasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan vaksinasi gotong royong di Bangka Belitung masih menunggu kick off (memulai) dari pusat.

"Masih belum mulai, masih didata oleh pemerintah, nanti kick off akan dilaunching oleh pak presiden. Semua dari pusat untuk vaksin gotong royong, kita tunggu kick off dari pusat," ujar dr Bangun saat dikonfirmasi bangkapos.com, Kamis (13/5/2021).

Ia menyebutkan, dalam pelaksanaan, pihak perusahaan harus mendaftarkan diri ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2021, Vaksinasi Gotong Royong adalah pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan atau karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya ditanggung atau dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.

Sementara untuk vaksinasi yang dituju pada masyarakat dalam kategori tenaga kesehatan, lansia, dan pekerja publik masih dalam proses.

"Kita off hanya pada saat libur cuti lebaran, setelah lebaran akan langsung beroperasi lagi semua faskes pelayanan vaksinasi. Dalam vaksinasi tidak ada hambatan, hanya pada logistik vaksin, kita sudah sampaikan saat rapat nasional untuk memperbaiki itu," kata dr Bangun.

Dia menambahkan saat ini cakupan vaksinasi di Babel secara nasional dalam kategori baik karena masuk 10 besar secara nasional.

Berdasarkan data Selasa, (11/5/2021) bahwa sudah 70.298 orang atau 38,43 persen yang telah disuntik vaksin pertama dan sudah 48.157 orang atau 26,33 persen yang telah disuntik vaksin dosis kedua di Bangka Belitung.

Dengan rincian 39.882 orang atau 44,52 persen pekerja publik telah disuntik vaksin dosis pertama dan sudah 24.964 pekerja publik atau 27,87 persen yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Data kategori lansia dengan rincian 17.424 orang atau 21,98 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 11.428 orang lansia yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Data kategori tenaga kesehatan sudah 12.064 orang atau 91,85 persen yang telah disuntik vaksin dosis pertama dan 11.579 orang atau 88,16 persen tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin dosis kedua.

Data kategori masyarakat umum sudah 928 orang disuntik vaksin dosis pertama dan 186 orang sudah disuntik vaksin kedua.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved